Akal Licik Pengusaha Solar Mencuri BBM Bersubsidi Di Wilayah Hukum POLRES Tuban Berjalan Lancar

TUBAN,centralberita.id – Pembelian bahan bakar bersubsidi sejenis solar bersekala besar kembali dilakukan oleh salah satu pengusaha nakal dengan cara memodifikasi guna memperlancar upaya licik untuk mengelabuhi penegak hukum Perbuatan salah satu oknum pengusaha nakal ini sempat terekam kamera wartawan centralberita.id ( 26/08/2019).

Sebuah mobil pick-up yang sudah dimodifikasi menjadi sebuah tangki BBM, sedang mengisi subsidi Bio solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) milik petugas Pengawas Distibutor Pertamina setempat. Sebut saja MJ pengusaha nakal yang mempunyai penimbunan TPA di atas bukit diwilayah Kabupaten Tuban.

Mobil pick up yang telah dimodifikasinya ketahuan sedang mengisi ratusan liter bbm jenis solar di SPBU Desa Tuna menanggal, Kabupaten Tuban, selasa (26/08/2019).
Kronologi kejadian berawal saat mobil pick up L 300 nopol W 8624 D yang dikemudikan MR X tersebut, bak bagian belakang telah disulap menjadi sebuah tangki BBM. Saat kejadian mobil yang tangkinya biasanya berkapasitas 2,5ton  solar tersebut, ternyata hendak mengisi BBM solar 2,500 liter solar.

pengisian BBM yang sengaja untuk diselewengkan ternyata penyalagunaan bahan bakar bersubsidi Bio solar tersebut, dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dalam pengisiannya oleh petugas Pertamina tersebut. Kecurigaan petugas Pengawas Distributor Pertamina berawal saat di malam hari, BBM jenis solar di SPBU sering habis, padahal pengiriman solar ke sejumlah SPBU di wilayah sugiwaras  Tuban tersebut sangat lancar.

Petugas dari Pengawas Distribusi BBM Pertamina area Tuban yang telah mengendus kecurangan penyalahgunaan, langsung menangkapnya saat mobil pick up tersebut masih mengisi BBM sebanyak 2,500 liter solar.

“saya curiga di malam hari SPBU selalu kehabisan solar, ternyata solar telah disalahgunakan, dan kami mendapati mobil pick up yang telah dimodifikasi ini,” kata c, Petugas Pengawas Distribusi Pertamina Area Tuban.

Oleh Petugas Pengawas Distribusi Pertamina, kejadian tersebut langsung rencana mau dilaporkan polda jatim. Mobil pick up tersebut telah dimodifikasi menjadi sebuah mobil tangki, agar tidak mencurigakan dalam melakukan aksinya tangki yang berada dibak belakang tersebut ditutupi dengan terpal oleh pengemudi mobil pick up dan  Petugas SPBU yang mengisi solar ke mobil pick up tersebut.

Pelaku terancam Undang-undang Migas pasal 55 nomor 22 tahun 2001 tentang tata niaga migas bersubsidi, dengan ancaman 5 tahun penjara.

Sementara itu , saat dikonfirmasi centralberita.id menjelaskan bahwa, pembelian BBM bersubsidi jenis solar sudah diatur oleh Pemerintah, sehingga penggunaannya dibatasi dan hanya untuk masyarakat miskin, tidak diperbolehkan untuk perusahaan. ( Tim )