KBRSP…”Kesenian Tradisional Wajib Di Lestarikan Dan Dibina” Pemerintah Harus Melindungi

Surabaya,centralberita.id – Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ), Keluarga Besar Rakyat Surabaya Perjuangan ( KBRSP ) kembali memperjuangkan nasib kesenian angklung jalanan yang sering di razia SATPOL PP Kota Surabaya.
Penangkapan seniman jalanan ini menuai protes keras dari KBRSP, sebut saja Yanto Banteng, sangat disayangkan dengan adanya penangkapan para seniman kesenian tradisional musik angklung pada hari rabu 4 september 2019 oleh Satpol pp kota surabaya.

Pemerintah seharusnya memberikan luang berkarya bagi para seniman musik tradisional,bukan malah di obrak abrik dan ditangkapi .
Seharusnya pemerintah bangga dengan hadirnya musik tradisional yang dipertontonkan untuk umum ,khususnya musik tradisional sejenis angklung .
Kesenian tradisional musik angklung adalah sebagaian aset budaya NKRI,seharusnya pemerintah sangat bangga dan berterimah kasih bahwa musik tradisional angklung kembali bisa menginggatkan masyarakat serta dimata dunia untuk mencintai seni indonesia.

Lembaga Swadaya Masyarakat KBRSPerjuangan mendatangi liponsos guna meminta agar pemain musik angklung jalanan segera dibebaskan dan untuk mendapatkan pembinaan secara nyata,senin ( 9/9/2019)
KBRSP bertekad akan terus mengawal Karya seni musik tradisional angklung jalanan tersebut untuk mendapat pembinaan dan pengayoman oleh pemerintah ,ungkap Yanto Banteng pada awak media centralberita. ( Mimbar)