Kades Farid Tuntut 10 M Imbas Laporan” Nglantur Sanari Serta Amir Cs”

Mojokerto- centralberita.id – Kades Sambiroto Kec.Sooko akan gugat balik Sanari beserta Pengacaranya, Amir yang ber-alamatkan di Desa Beji Kabupaten  Pasuruan selaku penerima kuasa.
Menurut keterangan kepala Desa,Ahmad Farid Ainul Alwin.S.Pd., gugatan yang ditujukan kepada dirinya salah alamat .Kasus sengketa tanah yang telah didaftarkan di PN   Mojokerto pada bulan nopember itu cacat hukum .
Dalam keteranganya pada wartawan centralberita.id, saat itu dia belum menjabat kades dan belum dilantik. Namun, dalam gugatan tertulis Kades Sambiroto, Ahmad Farid Ainul Alwin sebagai tergugat bersama Aminatun warga Desa Sambiroto. 

Bahkan, keduanya dituntut membayar ganti rugi Rp 2 miliar dan akan saya tuntut balik dengan pencemarkan nama baik saya senilai 10 miliar .ungkapnya .

Menariknya kasus sengketa tersebut tak luput mendapatkan pantaun langsung dari Ormas Laskar Merah Putih Markas Cabang Mojokero.

Cak Nun Dan Bowo  ( LMP) yang ikut mendampingi kasus tersebut sangat simpati, saya akan terus memantau kasus sengketa ini , biar keadilan dan kebenaran terus terungkap .ucapnya ( 2/01/2020).

Gugatan di ke PN Mojokerto ini sudah masuk ke tahap persidangan gugatan perdata yang ke dua, Bahkan Kades Sambiroto yang baru ini juga sudah dipanggil sebagai saksi pada Selasa (17/12) lalu. Farid mengatakan, masalah kasus sengketa tanah ini bukan kebijakan dirinya. Namun kebijakan kades lama, apalagi sengketa ini terbongkar pada tahun 2014 lalu dan gugatannya bulan November sebelum dirinya dilantik.

Kita tidak tahu apa-apa terkait persoalan waris ini, bahkan pendaftaran gugatannya saja sebelum saya dilantik jadi kades,” ungkapnya.

Terkait namanya yang dicatut sebagai tergugat,Farid mengaku tak terima dengan perlakuan penggugat. Karena, selain tidak terlibat dalam masalah ini, gugatan tersebut juga dinilai sudah mencemarkan nama baiknya sebagai Kades.

Dia berharap, penggugat segera mencabut gugatan yang mencatut namanya, kalau tidak, dirinya akan melaporkan balik ke Polda Jatim . Bahkan, dirinya juga bakal menggugat balik dengan tuntutan ganti rugi senilai Rp 10 miliar. “jika memang tidak ada iktikad baik, ya kita coba laporkan balik,” pungkasnya.

( Redaksi )