Kajari Banyuwangi Memusnahkan Barang Bukti Pidum

BANYUWANGI, centralberita.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi memusnahkan sejumlah barang bukti (BB) penanganan perkara tindak Pidana Umum (Pidum) yang incraht atau telah berkekuatan hukum tetap.

“Ada 980 perkara selama tahun 2019. Namun pemusnahan ini hanyalah 10 persen saja dari barang bukti. Sisanya sudah dimusnahkan sebelumnya di Polres,” ucap Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Muhammad Mikroj, Selasa (28/1/2020).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan, sebanyak 199,08 gram narkotika jenis sabu-sabu, 97 butir pil ekstasi, 128.000 butir pil koplo, 2.379 butir pil dextro. Kemudian juga dimusnahkan sebanyak 15.271 botol jamu dan 3.389 botol minuman beralkohol.

Seluruh barang bukti seperti ribuan botol minuman keras, dan jamu ilegal dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan traktor, sedangkan obat-obatan terlarang serta sabu dimusnahkan dengan cara dilebur.

Kegiatan pemusnahan barang bukti ini sendiri merupakan tindak lanjut dari tugas jaksa untuk mengesekusi barang bukti terhadap perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Hadir dalam agenda pemusnahan itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Bupati Anas mengatakan pemusnahan barang-barang perusak generasi ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya.

“Ini merupakan bentuk komitmen dari Kejari untuk memusnahkan sekaligus menekan peredaran obat-obatan dan miras di Banyuwangi,” kata Anas. (Oni)