Tersangka Berkeliaran Bebas” Ada apa dengan POLRES Pasuruan…?, Korban Minta Ke-Adilan

PASURUAN-Central Berita.id – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan cara merayu serta meminjam dana dengan Nomor Laporan: LPP/142/II/2019/UM/JATIM atas nama pelapor H. Widiono, dari tanggal 14 februari 2019 sampai sekarang tidak kunjung ada tindakan penangkapan ke pihak tersangka, sedangkan imbas dari kasus tersebut, pihak korban dirugikan kurang lebih Rp 940 juta, Selasa (28/02/2020).

Pada saat wartawan Central Berita.id mengklarifikasi perihal tersebut, pihak Penyidik Pembantu Ad dan Kanit Pr Polres Pasuruan terkesan berputar-putar dan tidak menjelaskan secara detail sejauh mana pihak Polres Pasuruan menangani kasus tersebut.

“Sedang dalam proses mas..” jelasnya.

insert : Bukti Pelaporan ke Polres Pasuruan

Disisi lain, pihak korban H. Widiono menjelaskan, pihaknya sudah bosan dengan janji-janji Sakar (inisial). Hal tersebut bukan tanpa sebab, sejak bulan Agustus 2017 hingga sekarang, Sakar tidak ada niatan untuk mengembalikan dana tersebut. Bahkan, sempat pada bulan April 2018, Sakar sempat merayu dan berhasil menggondol tiga sertifikat HM rumah dan tanahnya yang dijaminkan kepada korban, tapi Sakar tetap ingkar dengan janjinya hingga akhirnya korban melaporkan ke Pihak Polres Pasuruan.

“Kami sudah bosan mas. SAKAR “selalu janji-janji terus. Dia pinjam dana ke saya, mengeluh dan merayu-rayu saya dengan menitipkan sertifikat tanah dan rumah ke saya untuk menutup utangnya di bank. Pada bulan Agustus 2017 tetapi sampai sekarang uang saya tidak di kembalikan. Bahkan pada sekitar bulan April 2018, dia kembali merayu saya dan berusaha mengambil 3 sertifikat tanah dan rumah yang dijaminkan ke saya, di ambil tanpa ada pengembalian dana saya sesen pun, karena waktu itu dia memberikan janji-janji ke saya, dan pada bulan Agustus 2019 terpaksa kami laporkan karena Sakar tidak ada niat baik untuk mengembalikan dana saya,” ungkap H. Widiono.

Sampai sekarang kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang di tangani oleh pihak Polres Pasuruan terkesan stagnan, bahkan ada rumor di duga ada oknum dari pihak Polres Pasuruan yang “masuk angin”.

Sempat juga Tim watawan Central Berita mengkonfirmasi langsung ke Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.H., S.I.K., M.H., perihal perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Kami sudah tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres.

Namun anehnya, hingga berita ini dirilis, diketahui tersangka masih bebas berkeliaran bahkan sempat juga tersangka mendatangi rumah korban. (Red).