KADES Watesnegoro Sampurno,” 100 Hari Kerja Tuntaskan PTSL”

Foto : Rapat Pemerintah Desa Watesnegoro Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto bersama Panitia Seritikasi Massal PTSL ( Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap ). Menghadap Lensa dari kiri kekanan Partono Kepala Dusun (Kadus) Glatik, Kepala Desa Watesnegoro Sampurno, SPd, MPd, Drs.Abdul Wahib Plt Sekdes, Gatot Purwadi, Spd Kadus Wates. (19/2/2020).

Mojokerto – Kades Sampurno, SPd, MPd yang dilantik Bupati Mojoerto pada 9 Desember 2019, memenuhi janjinya dalam visi dan misinya yang disampaikan pada paparan visi dan misi Calon Kades Pilkades serentak Desa Watesnegoro 2019 yang lalu. Bahwa dalam program 100 hari kerja pertamanya akan menuntaskan kegiatan PTSL Desa Watesnegoro yang sudah dua tahun berjalan masih saja belum tuntas.
Rabu malam, tanggal 19 Februari 2020, Kades Sampurno memanggil Panitia PTSL Desa Watesnegoro untuk duduk satu meja dalam rapat bersama dengan pemerintahan Desa Watesnegoro, bertempat di Balai Desa Watesnegoro Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.
Tahun 2018, tepatnya awal bulan April Panitia PTSL mulai bekerja. Dari pemohon PTSL sebanyak sekitar 4000 warga desa Watesnegoro, yang sudah selesai dan telah diterimakan kepada yang berhak sebanyak sekitar 3000 seritipikat. Jadi yang masih dalam proses atau belum selesai sebanyak sekitar 1000 sertipikikat.
“ Ada sekitar 4000 pemohon PTSL, yang sudah jadi dan telah diterimakan sertipikatnya sekitar 3000 sertipikat. Jadi masih ada 1000 sertipikat yang harus diselesaikan. Dari 1000 sertipikat yang harus diselesaikan ada sekitar 280 yang berkasnya hilang, ada beberapa yang tidak bisa diselesaikan karena ada masalah, dan ada yang sudah selesai tinggal membagikannya”, kata Kades Sampurno.
Dalam rapat tersebut Kades Sampurno meminta agar Pinitia PTSL dapat kembali mulai bekerja lagi, menuntaskan kegiatan PTSL Desa Watesnegoro. Setelah musyawarah terjadi dalam rapat malam itu terurai satu persatu kedala yang menyebabkan kegiatan Panitia PTSL sementara ini mandek dan telah ditemukan solusinya. Kades Sampurno mengatakan : “ Panitia PTSL saya minta mulai besuk bekerja lagi. Karena sudah tidak ada kendala lagi. Saya minta tidak usah mencari kambing hitam dalam masalah ini. Yang penting Panitia PTSL bekerja dan jalan lagi. Demi mewujudkan pelayanan masyarakat yang baik”.
H.Sarmuji, SIp Wakil Ketua II Panitia PTSL yang dalam kegiatan PTSL aktif bekerja mengatakan : “ Mandeknya kerja Panitia karena terkendala adanya beberapa kali ganti jabatan Plt Kades Watesnegoro. Disamping itu ada kegiatan Pilkades serentak Desa Watesnegoro 2019”.
Dalam rapat dimaksud, Ir. Rofiq Sekretaris Panitia PTSL mengatakan : “ Terima kasih kepada Bapak Kepala Desa Watesnegoro atas kebijakan yang telah diambil. Sehingga Panitia PTSL dapat kembali bekerja menyelesaikan tugsnya sampai tuntas. Kini kami sudah lega (bahasa Jawa yang artinya tidak ada ganjalan lagi).”
Usai rapat, ketika ditanya wartawan terkait belum adanya SK Panitia PTSL dari Kades terdahulu. Apakah tidak sebaiknya dibuatkan SK biar legal secara defakto dan deyure. “ Ya kita pikirkan satu dua hari kedepan ini, bagaimana baiknya “, jawab Sampurno.
Hadir dalam rapat tersebut Kepala Desa Watesnegoro Sampurno, Abdul Wahib, Plt Sekdes, Khoirul Yatim Kaur Umum, Partono Kadus Glatik, Gatot Purwadi Kadus Wates, Ahmad Zainul Arifin Kadus Krikilan, Supriyanto Kadus Dateng, Sudirman Kadus Sambimalang, Bayan Mad, Drs.Tarzan Wakil Ketua I Panitia PTSL, H.Sarmuji, Sip Wakil Ketua II, Ir. Rofiq Sekretaris, Suroso Korlap PTSL.
(KAY/RED)