BPJS Menunggak ,Eks Karyawan BLS Security Indonesia Akan Lapor DISNAKER

Surabaya-Centralberita.id Outsorsing BLS security indonesia yang bergerak di bidang jasa penyalur security yang berkantor pusat di jatipadang jakarta ini di duga tidak mentaati aturan yang di terapkan oleh pemerintah,khususnya tentang iuran BPJS.
Padahal BPJS itu salah satu program formalitas yang di wajibkan bagi seluruh masyarakat indonesia,hal ini di alami oleh mantan karyawannya yang dulu pernah bergabung di PT BLS dan di tugaskan di salah satu perusahaan bidang Ready Mix yang ber kantor pusat di Jl.Sepanjang surabaya ini harus menelan pil pahit.
Pasalnya Mashuri mantan karyawan PT BLS security indonesia yang juga sekarang ber-profesi sebagai kabiro Media centralberita.id ini mau mengklaim BPJS ketenaga kerjaan mengalami kendala ,pasal nya perusahaan bidang jasa security yang menaunggi’nya dulu di duga tidak membayarkan iuran BPJS nya,padahal gaji kita tiap bulan sudah di potong untuk iuran BPJS miliknya.
Sangat miris dan disayangkan,oleh semua bekas anggota satpam BLS dengan tidak dibayarnya iuran ke BPJS.
Kejadian bermula,pada saat mau mencairkan dana BPJS ketenagakerjaan ditolak oleh kantor BPJS padahal masa berlaku BPJS yang Dikeluarkan BLS masih aktif.
Menurut keterangan pegawai kantor BPJS,sesuai aturan dari BPJS surabaya yang terletak di jl karimun jawa dan di temui oleh ibu Rahma,klo mengklaim itu syarat nya bpjs nya harus status nya tidak aktif.
Saya sdh konfirmasi ke Management perusahaan BLS pak Eko,pak Wahab dan pak Harianto via Watsap, jawab nya masih kurang memuaskan,padahal kontrak sama perusahaan BLS sdh putus kurang lebih setahun yang lalu.(22/02/20)Mengacu (UU) nomer 24 tahun 2011 tentang aturan perusahaan pemberi kerja,atau pemerintah secara teratur.dan uu (PP) Nomer 86 tahun 2013 tentang sanksi atministratif berupa 1.teguran tertulis 2.Denda 3.tidak dapat pelayanan publik.perusahaan ini jelas menyalahi aturan,rencananya kalo memang perusahaan tidak ada itikat baik saya akan somasi perusahaan jasa itu,dan juga akan saya laporkan ke disnaker terkait masalah ini “tutur cak Huri sapaan akrab nya dalam wawancara nya”.(tim)