Optimis Dapatkan Rekom Bacawabup Dari DPP PKB Drs.Kartiwi Tokoh Budaya Dan LSM

Foto : Saat Drs.Kartiwi Tokoh Budaya dan LSM Mojokerto mengembalikan formulr Pendaftaran Bacawabup ke Panitia Penjaringan DPC PKB Kabupaten Mojokerto. Dari kiri ke kanan Alex Sunaji Ketua LSM Lingkungan Apel, Jumain Ketua LSM Lingkungan Wani, Drs.Kartiwi Bacawabup menyerahkan Formulir Pendaftaran, Khusnun Waakil Ketua DPC PKB mewakili Panitia menerima Penyerahan Formulir Pendaftaran, H.M.Rifai Ketua LSM Mojokerto Watch dan Supaat dari LSM LPR. (27/2/2020).

Mojokerto – centralberita.id – Kemarin Kamis, 27 Februari 2020 jam 14.00 Wib dengan keyaqinan penuh, semangat membara dan optimisme kuat serta percaya diri mantab. Drs.Kartiwi Tokoh Budaya dan LSM Mojokerto yang pintar dan cerdas serta banyak menyimpan idea-idea brillian buat kemajuan Mojokerto, mendatangi Panitia Penjaringan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada Mojokerto 2020 DPC PKB di kantornya.
Keyakinan, optimism dan percaya diri Kartiwi semakin kuat dan mantab karena mendapat suntikan energy positif dari para pengiringnya dan pengantarnya puluhan tokoh ketua LSM dan Budaya Mojokerto yang berjalan kaki sejauh sekitar 500 meter berjalan kaki dari Terminal Kertajaya Mojokerto menuju Kantor DPC PKB Mojokerto jalan Raya Jabon, Mojoanyar, Mojokerto.
Sepanjang jalan para pendukung, penyemangat dan pengawal Kartiwi mengumandangkan Shalawat Nabi sampai di kantor DPC PKB Mojokerto. Sesampai di Tempat pendaftaran Kantor DPC PKB tersebut dengan tertib berbaris dan sikap sempurna mereka para pendukung Kartiwi menyanyikan Lagu Kebangsaan Indoensia Raya dipimpin seorang dirigen Machradji Machfud. Selesai Lagu Indonesia Raya diteruskan dengan menyayikan dua buah lagu lagi yaitu Halo Halo Bandung dan Padamu Negeri. Kejadian ini membuat suasana semakin meriah, haru dan khidmad.
Selanjutnya Kartiwi masuk kantor diterima oleh Panitia, diantaranya Khusnun, Fatkhur dan Aris. Dipersilahkan duduk di meja panitia Kartiwi didampingi oleh H.M.Rifai, Alex Sunaji, Jumain dan Supaat. Setelah penyerahan berkas pendaftaran dan penelitian oleh Panitia. Kemudian Berkas Pendaftaran Kartiwi dinyatakan lengkap dan sempurna termasuk Visi dan Misinya baik hard copy maupun shoft copynya dalam format shoft ware Power Ponit.
“Pak Kartiwi berkas pendaftarannya sudah lengkap dan sempurna. Baru kali ini panitia menerima berkas pendaftatan yang lengkap dan sempurna. Sebelumnya yang lain berkasnya masih ada saja kekurangannya”, kata Khusnun.
Sebelum berangkatpun para pendukung Kartiwi kumpul di Warung pak Dut Hendro Terminal Kertajaya Mojoketo, memekikkkan kata Merdeka, Merdeka, Merdeka ; Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar; Bismillahirrahmanirrahim terus berangkat, didahului dengan do’a dan wejangan yang dipimpin oleh Jumain. Berjalan kaki menuju kantor DPC PKB yang tidak terlalu jauh dari Teminal Kertajaya.
Setelah foto bersama, diteruskan dengan pidato Bacawabup Drs.Kartiwi dan wawancara. Dalam Pidatonya sekitar 5 menit lamanya. Kartiwi menyampaikan cita-cita, ide dan gagasannya untuk kemajuan Mojokerto kedepan.
“ Berangkat dari background saya, mewakili jenengan dari background Lembaga Kontrol Sosial dan pengawal pembangunan baik LSM maupun media. Saya yang akan bergelut didunia eksekutit atau pemerintahan. Akan memperhatikan nasib panjenengan semua. Yang kedua memperhatikan keberadaan lembaga-lembaga jenengan, Yang belum genah, belum maton digenahkan, . Dan yang ketiga kompak, rukun dan solidaritas tetap terjaga”, ujar Kartiwi.
“ Sesuai dengan visi yang sudah saya setorkan. Visi saya Menata kedaulatan budaya menuju sinergitas pembangunan multi dimensional di Mojokerto”, lanjut Kartiwi.
“Basis semuanya berasal dari budaya baru kita ngomong kedaulatan politik, kemandirian ekonomi nantinya”, pungkas Kartiwi dalam pidatonya.
“Pak Kartiwi, memang penjaringan dan penyaringan di PKB non mahar atau tanpa bayar. Tapi untuk pemenagan pasbalon kan butuh dana anggaran ?” tanya seorang wartawan.
Kartiwi menjawab : ”Betul, nanti kalau pulpen pak Muhaimin Iskandar yang Ketum PKB menandatangani Rekom kepada Kartiwi. Nanti kan ngatur sendiri. Jadi karena harus berpasangan Bacabup dan Bacawabup, tentu ada pembagian yang proporsional untuk dana pemenangan. Masak saya harus 50 %, kan tidak mungkin 50 % dan Bacabupnya 50 %”.( Kay )