Tembok Rumah Roboh, Dua Orang Meninggal Dunia

Surabaya, Central Berita.id- Pada hari Sabtu tanggal 4 April 2020 sekitar pukul
01.00 WIB di Wilayah Hukum Polsek Gayungan Surabaya Jalan Ketintang Barat ll kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan terjadi rumah roboh mengakibatkan sekitar 2 orang korban meninggal dunia.

Dalam keterangannya Kapolsek Gayungan Kompol Sumaryadi melalui Kanitreskrim nya Ipda Hetjen mengatakan, Bangunan rumah yang roboh adalah milik Suhardjito (55) Tahun yang pekerjaannya sebagai Kontraktor instalasi listrik yang beralamat di Jalan Ketintang Barat ll, Surabaya.

“Kronoligisnya, Pada hari Sabtu Tanggal 04 Aprli 2020 sekitar Pukul 01.30 WIB
telah terjadi tembok yang ambruk rumah milik SOEHARDJITO yang telah menimpa bangunannya dibelakang 1 (Satu) area rumah. Korban Jiwa 2 orang yang tertimpa tembok meninggal dunia di Lokasi,” Ungkapnya, Minggu (5/4/2020).

Lebih lanjut Hedjen mengatakan, Kedua korban memang tinggal dirumah bapak Soehardjito yang menempati bangunan dibelakang rumah dalam 1 (Satu) pekarangan.

Menurut keterangan saksi Ibu Mudjianingsih (59) Warga Jalan Ketintang Barat II Surabaya mengatakan, sekitar Pukul 01.30 WIB saat saksi hendak buang Air kecil dikamar mandi tiba – tiba mendengar suara Keras seperti Gempa yang jatuh dari atas kemudian saksi keluar dari rumah dan melihat tembok bangunan dari rumah pemilik Bapak Soehardjito yang telah ambruk dari atas dan menimpa bangunan belakang.

“Pada Pukul 01.30 WIB team Damkar dan Team 112 Siola yang dipimpin Mahfud Selaku Komandan regu (Danru) melakukan pencarian dan melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimpah bangunan rumah yang ambruk di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah dilaksanakan pencarian oleh Team Damkar pada Jam 06.34 WIB korban ditemukan,” Jelasnya.

Dikatakannya, korban yang meninggal dunia bernama Didik (40) Tahun
Pekerjaan instalatir Listrik di KTP nya merupakan warga Bojonegoro dan Adi Purwo negoro (38) warga Sono Indah lll RT 4 RW 4 Sidokerto, Buduran, Sidoarjo.

“Kedua Jenazah langsung di antarkan ke RS.Dr Sutomo untuk dilakukan otopsi,” pungkasnya. (Fauzi/ Syah)