Tiga PDP Di Barut Positif Covid-19

MUARA TEWEH (Kalteng), Centralberita.id Kembali Covid-19 memakan korban. Kali ini terjadi di Kabupaten Barito Utara (Barut) yang saat ini masuk zona merah pandemi Covid-19 setelah diketahui ada tiga orang warga Kecamatan Muara Teweh yang sebelumnya menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terkonfirmasi positif terinfeksi virus mematikan tersebut pada Minggu (19/4/2020).

Dalam kesempatan ini Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Barut, Siswandoyo SKM, M.Kes membenarkan jika ketiga warga Barut dari kluster Gowa itu terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah diketahui berdasarkan hasil FCR mereka dapat informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah.

“Ketiganya hingga saat ini masih dirawat di RSUD Dorys Silvanus Palangka Raya. Semua memiliki riwayat perjalanan dari Ijtima Ulama Gowa dan merupakan warga Barito Utara,” ujar Siswandoyo.

Informasi yang diterima dari Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Barito Utara hari ini (19/04/2020) pukul 11.00 WIB, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 34 orang yang tersebar di Kecamatan Teweh Tengah 23 orang, Kecamatan Teweh Selatan 4 orang, Kecamatan Teweh Baru 4 orang, dan Kecamatan Lahei Barat 3 orang.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 15 orang yang tersebar di Kecamatan Teweh Tengah 8 orang, Kecamatan Teweh Baru 5 orang, Kecamatan Teweh Selatan 1 Orang, dan Kecamatan Lahei Barat 1 Orang.

Menurut Siswandoyo, riwayat perjalanan baik dari ODP, PDP dan Positif terpapar yakni dari China, Bogor, Jakarta, Yogyakarta, Malang, Gowa Makasar, Palangka Raya, Surabaya, Jambi, Semarang, Banjarmasin, Gorontalo, Tanjung Pinang Palu, Kendal, Padang, Purwokerto, Magelang, Pekan Baru, Katingan, Balikpapan, Palu, dan Martapura.

H. Nadalsyah selaku Bupati Barito Utara mengatakan bahwa dengan adanya kasus positif terpapar Covid-19, Kabupaten Barito Utara saat ini berstatus zona merah. Bupati kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat Barito Utara untuk mematuhi himbauan physical distancing atau jaga jarak yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Kita harus meningkatkan kewaspadaan, dengan menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup sehat, dan bagi para masyarakat yang datang kembali dari luar Barito Utara diharapkan untuk dapat mengarantina diri secara mandiri serta memakai masker bila berada di luar rumah,” jelas H. Nadalsyah.

Terkait status zona merah, Bupati mengharapkan kerjasama dari seluruh pihak, khususnya kepada masyarakat agar selalu mematuhi himbauan dan anjuran yang dikeluarkan Pemerintah.

“Jangan sampai kita turut menyebarkan Covid-19 kepada keluarga dan lingkungan kita berada, bila menunjukan gejala-gejala dari Covid-19, segera hubungi hotline Layanan Covid-19. Pemerintah akan segera memberikan penanganan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan,” pungkas Bupati Barut. (Tim Redaksi)

Editor Christian Bostang Hutagaol