Penemuan Mayat Gantung Diri Gegerkan Warga Desa Sungai Sambang

SEKADAU (Kalbar), Centralberita.id Warga Desa Sungai Sambang begitu kagetnya dengan ditemukannya sesosok mayat dengan kondisi gantung diri. Berdasarkan informasi yang diungkapkan Kapolsek Sekadau Hulu IPDA Sudarsono dalam kronologis penjelasan yang diberikan.

Bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Minggu pagi (26/04/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diketahui bernama Lunti Agustinus berusia 46 tahun yang merupakan salah seorang warga desa Sungai Sambang, Kecamatan Sekadau Hulu Kabupaten Sekadau.

Saat pertama kali korban ditemukan oleh saudara iparnya yang bernama Ayak berusia 33 tahun yang pada waktu itu bersama tetangganya Litang berusia 53 tahun. Korban pada waktu hari Sabtu pagi (25/04/2020) saat sebelum kejadian meninggalkan rumah melalui pintu belakang.

Setelah esok harinya pukul 09.00 WIB, saudara iparnya yang bernama Ayak bersama tetangganya yang bernama Litang menelusuri jejak korban, tiba-tiba saat itu korban ditemukan disebuah pondok bekas kandang ayam dalam posisi sudah menjadi mayat dengan posisi gantung diri dengan menggunakan tali tambang.

Dari kejadian tersebut adik ipar korban pun melaporkan ke pihak kepolisian. Dalam hal ini anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sekadau Hulu bersama anggota Babinsa dengan dibantu warga Desa Sungai Sambang dan langsung mengevakuasi jasad korban.

Atas kejadian tersebut petugas gabungan dari Inafis Sat Reskrim Polres Sekadau dan anggota Polsek Sekadau Hulu melakukan olah Tempat Kejadian Perkara. Dengan ditemukannya barang bukti berupa seutas tali tambang bekas yang digunakan korban untuk gantung diri, dan juga ditemukan pakaian korban berupa switer dan celana.

Motif dugaan bunuh diri tersebut belum diketahui apa penyebabnya. Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh Dr. Ferdinan Tambunan dari Puskesmas Rawak, bahwa korban tewas perkiraan melebihi dari 24 jam.

Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan tidak adanya tanda-tanda bahwa korban merupakan tindak kekerasan oleh seseorang yang sengaja membunuh korban. Terhadap kejadian ini pihak petugas kepolisian menyarankan kepada pihak keluarga untuk dilakukan autopsi, namum pihak keluarga menolak serta mengikhlaskan kejadian tersebut.

Atas pernyataan dari pihak keluarga disaksikan Kades Sungai Sambang bersama warga masyarakat penolakan autopsi tersebut dikuatkan berdasarkan Surat Pernyataan. (Tim Redaksi)

Editor: Christian Bostang Hutagaol