PWRS ‘ Semangat’ Adik Huda Selamat


Anggota Perkumpulan Warga Rejoagung Sejahtera (PWRS) Menyerahkan Bantuan Kepada Sunarsih (ibu Huda).

BANYUWANGI, Centralberita.id – Peristiwa ‘Pembantaian’ yang terjadi di beberapa waktu yang lalu di Desa Rejoagung, Kec. Srono, Banyuwangi, tepatnya pada Kamis (30/5/20) menyisakan kepedihan yang mendalam bagi keluarga Huda (16). Kesedihan dan kepedihan yang terjadi pada Huda ini sangat menjadi perhatian masyarakat dan Publik.

Huda adalah korban yang ‘parah’ dalam insiden yang tidak berkemanusiaan di malam tersebut, sampai saat ini Huda masih berbaring lemas di Kasur sempit milik Rumah Sakit Al Huda Gambiran. Dengan adanya hal tersebut beberapa Elemen Masyarakat berinisiatif membantu meringankan beban pengobatan Operasi Bagian Kepala Huda yang tidak sedikit tersebut.

Kali ini Perkumpulan Warga Rejoagung Sejahtera (PWRS) mendatangi RS Al Huda, Minggu (10/5/20), dengan tujuan menyerahkan langsung bantuan yang telah di kumpulkan dari ‘Pendonasi’ yang sudah di tampung dalam wadah PWRS.

“Alhamdulillah walau jumlahnya tidak seberapa, insyaallah semoga bisa membantu meringankan beban ‘thole’ Huda, ” Ucap Edi Santoso yang tidak lain adalah Ketua PWRS.

Penyerahan bantuan ini di serahkan langsung Oleh Ketua PWRS Edi Santoso kepada Ibu Kandung Huda yaitu Sunarsih di Lobby RS Al Huda.Sesuai dengan apa yang di ucapkan oleh Edi dalam penyampaiannya kepada Sunarsih (ibu Huda), giat mengumpulkan Donasi ini terus akan di lakukan, sampai Huda sembuh.

“Kami PWRS terus akan menggalang dana, dan terus mengumpulkan semampu kami, untuk membantu kesembuhan Huda sampai sembuh total, kami akan mengumpulkan dan akan kami serahkan secara berkelanjutan berapapun nilai nominal dari hasil yg kami kumpulkan, ” tambah Edi.

Begitu pula yang di sampaikan Orang tua Huda, yang pada saat itu ibu kandungnya yang menjaga di rumah sakit, Sunarsih (54). Sunarsih sangat berterima kasih kepada para Anggota PWRS yang terlihat hadir di Lobby Rumah Sakit Al Huda.

“Terima kasih bantuannya saudara – saudaraku, ini sangat berarti sekali untuk pengobatan anak kami, semoga ALLAH SWT memberikan balasan yang lebih dari yang kami terima ini, ” Ucap Sunarsih dengan berlinangan air mata haru.

Ketika Centralberita.id berbincang lebih jauh lagi bersama Sunarsih dan Semua Anggota PWRS, kelihatan benar kalau hati ibu kandung Huda ini sangat terbebani, baik mental maupun finansial.
Menurut apa yang di sampaikan Sunarsih, pihak dari pemerintahan Desa Rejoagung dan Desa Bagorejo tidak ada yang menjenguk sama sekali, mengingat pengeroyokan ini sangat fatal dan sangat tidak prikemanusiaan.

” Tidak ada Pak Kades Rejoagung dan Pak Kades Bagorejo ke sini mbak, Cuma beberapa waktu yang lalu sempet ada Kepala Dusun Sumber Groto yang datang, ” pungkas Narsih di akhir paparannya. (ONI)