Warga Desa Kompas Raya Mengeluh Atas Penyaluran BLT Dan Sembako Yang Tidak Adil

MELAWI (Kalbar), Centralberita.id Saat awak media ini ke Desa Kompas Raya Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi Minggu (17/05/2020) banyak warga Desa tersebut mengeluh, tentang penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta pembagian beras akibat dampak dari Covid-19.

Seperti yang diungkapkan salah seorang warga Desa yang berinisial LM yang mengatakan bantuan beras untuk dampak Covid-19 kemarin (16/05/2020) mereka diminta membayar uang sejumlah 5000 rupiah untuk bantuan beras sebanyak 5, kilogram per Kepala Keluarga (KK).

“Sedangkan Desa tetangga tidak ada Pungutan sepeserpun, padahal DesaTetanga agak jauh dari dari Desa kami. Begitu juga dengan masalah BLT, penerima masih ada yang salah sasaran nya, sementara yang janda yang rumahnya masih numpang, dan tidak dapat BLT selama tiga bulan ini,” ungkap LM.

LM juga mengatakan sementara dari warga Desa tersebut yang masih berstatus karyawan dari Perusahaan mendapat bantuan BLT. Sementara warga Desa yang berkekurangan tidak mendapatkan bantuan BLT.

“Apalagi dengan kondisi seperti sekarang ini, dengan adanya wabah virus Corona ini sangat berpengaruh dengan kondisi ekonomi kami,” tambah LM.

LM juga meminta kepada pihak Kecamatan dan aparat Desa Kompas Raya agar bersikap adil.

“Seperti ini tolong diperhatikan yang benar-benar membutuhkan. Kepada pihak terkait tolong diperhatikan dan ditelusuri masalah ini jangan tinggal diam saja,” pungkasnya.

Penulis: Supardi Nyot

Editor: Christian Bostang Hutagaol