Polisi Tembak Mati Gembong Ranmor Yang Berusaha Bacok Petugas

Surabaya,centralberita.id – Senin (18/5/20) Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali tembak mati seorang pelaku kejahatan, kali ini pelaku yang tumbang yaitu pelaku pencurian sepeda motor disertai dengan pemberatan yang meresahkan masyarakat Surabaya.

Dari kedua pelaku, satu diantaranya tewas diterjang timah panas Polisi tepat di dada kirinya dan satu lagi keok setelah unit Resmob yang dipimpin langsung Kanit Resmob Iptu Arief Rizky Wicaksana, S.I.K., M.Si, menembakkan pada kedua kaki pelaku.

Diketahui pelaku yang tewas tertembus timah panas Polisi yakni inisial AR (32), dan satu pelaku yang keok tertembus timah panas pada kedua kakinya yakni inisial ICK (23), keduanya merupakan warga asli Madura, dari catatan Kepolisian keduanya melakukan aksinya kejahatannya di sebelas TKP yang ada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., membenarkan, penangkapan pelaku bermula saat unit Resmob melakukan penyelidikan terkait kehilangan sepeda motor di tempat kejadian perkara (TKP) Putro Agung, Surabaya.

“Setelah Anggota kami menerima adanya informasi tentang ciri-ciri pelaku, bahwa pelaku akan menjual hasil curiannya ke Madura, Anggota langsung bergegas melakukan penyanggongan di Desa Galis, Madura,” kata Sandi.

Sandi juga menjelaskan, setelah dilakukan penyanggongan, Anggota berhasil menangkap ICK beserta barang bukti hasil curiannya. Ketika diinterogasi dia mengaku setiap menjalankan aksi kejahatannya bersama AR.

“Kemudian Anggota langsung mengeler ICK untuk menunjukkan keberadaan AR,” jelasnya.

Pada saat dilakukan penangkapan pelaku AR, petugas mendapat perlawanan darinya dengan mencoba membacokkan senjata tajam jenis pisau penghabisan ke arah petugas.

“Tembakan peringatan ke udara 2x tak digubrisnya oleh AR, dan terus mencoba menyerang Anggota kami, terpaksa, Anggota langsung berikan langkah tegas turukur mengenai dada kiri AR, sehingga AR tumbang,” terangnya.

Tak hanya itu, petugas kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih Nopol L -4121- GL, 1 (satu) unit sepeda motor Honda warna hitam Nopol L -4649- KA, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna hitam orange sarana pelaku, 2 (dua) buah kunci pas (tiga) buah anak kunci runcing baja, 1 (satu) bilah pisau penghabisan, 1 (satu) poket sabu sabu seberat 10 gram, 1 (satu) buah jaket jeans warna biru buat penyimpanan anak kunci T, 1 (satu) buah helm warna merah dan 3 (tiga) buah plat nomor.

Tambah Sandi, banyaknya laporan dari masyarakat yang merasa kehilangan motor, khususnya di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

“Sekarang terjawab sudah keresahan masyarakat. Kami pastikan akan lakukan tindakan tegas bagi para pelaku kejahatan, yang sedang memanfaat di tengah pandemi Covid-19 ini, dengan salah satunya kami akan memberikan langkah tindakan tegas dan terukur,” imbuhnya.

Guna mempertanggungkan atas perbuatannya pelaku ICK harus mendekam lebih lama di balik jeruji dan bakal terancam dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan bermotor.

Sumber: Polrestabes Surabaya
Editor: Maksum Af