Camat Semampir Bungkam Dikonfirmasi Terkait Bansos

Surabaya,centralberita.id- Terkait beredarnya berita warga disabilitas yang tak tersentuh bantuan apapun dari Pemkot baik Bansos, BLT, PKH, dan bantuan pangan non tunai (BPNT) maupun bantuan lainnya, yang sudah diserahkan pemerintah.

Camat Semampir sempat hebohkan awak media.Bagaimana tidak, saat di konfirmasi oleh beberapa awak media dikantornya di Jl. Sultan Iskandar Muda No. 16 (Jl. Danakarya), Surabaya, terkait seorang Disabilitas yang tak pernah tersentuh bantuan dari apapun dari Pemerintah tersebut, Camat Semampir mendadak bungkam dan tidak mau menemui para awak media, begitupun dia pergi secara diam diam meninggalkan dengan janjinya mau menemui awak media untuk di wawancarai. Tentu hal itu menjadi pertanyaan besar, ada apa?

Sedangkan pegawai kecamatan Ridwan Setiyawan Rohani Saat menemui awak media memberikan jawaban yang berbelit belit seputar alur bantuan tersebut, dan beliaunya mengatakan, bahwa camat masih rapat online belum bisa ditemui nanti kalau sudah selesai kalian saya hubungi.

“Camat masih rapat online dan belum bisa ditemui, nanti saja kalau sudah selesai kalian saya hubungi.” Kata Ridwan kepada beberapa awak media, Selasa (19/5/20) siang

Disamping itu camat seakan tidak menghargai seorang jurnalis, bayangkan para awak media datang pukul: 10.32 wib dengan baik baik meminta konfirmasi terkait warga disabilitas yang tidak menerima bansos, sampai pukul: 13.30 wib kita tidak ditemui malah ditinggal pergi ada apa..?

“Saya kesini mau konfirmasi terkait seorang Disabilitas yang tidak pernah tersentuh bantuan apapun dari Pemerintah,” tanya salah satu wartawan pada Sekcam.

Camat Semampir yang saat itu disorot, malah seakan bungkam, dan tanpa izin ia pergi meninggalkan para awak media yang masih menyisakan tanda tanya tersebut.

Melihat hal itu, sejumlah awak media pun terpana, dan bertanya-tanya ‘kok kayak gitu ya..?

Sampai saat berita ini diturunkan belum ada konfirmasi apapun dari pihak kecamatan, terkait bansos yang tidak diterima oleh salah satu warga Penyandang disabilitas didaerahnya.

Sumber: Bledex
Editor : Maksum Af