Pemda Sanggau Persiapkan Tempat Karantina untuk TKI Yang Kembali Dari Malaysia

SANGGAU (Kalbar), Centralberita.id Baru- baru ini diruang kantor Pemda sanggau yang mana, saat ini kami sedang melakukan persiapan dan melaksanakan pengamanan untuk para (TKI) Tenaga Kerja Indonesia yang kembali dari Malaysia,papar Bupati Sanggau Paolus Hadi.

“Tentunya itu cukup banyak,dan kita sudah diminta untuk menyiapkan tempat karantina di daerah kita ini. Sudah kita siapkan untuk beberapa tempat. Dan saat ini juga kepada Pak Dandim, sepertinya beliau akan ditunjuk sebagai Komandannya,” kata Bupati Sanggau pada Kamis (21/05/2020).

Kemudian juga Paolus Hadi juga mengatakan bahwa nantinya akan bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

“Kemungkinan gelombang dari TKI ini akan terus- menerus bertambah,dan apakah benar nantinya negara Malaysia ini akan membuka dirinya kembali seperti yang sudah ada sekarang ini. Sementara itu kami juga sudah di infokan sebelumnya yang mana para TKI akan kembali lagi lebih banyak seperti yang sudah ada saat ini sebelumnya,” tambah PH sapaan akrab nya.

Ditambahkan PH dengan prosedur yang ada untuk kembali ke daerahnya masing- masing (PSBB) sudah tentu sulit juga bagi mereka(TKI),dengan demikian disanggau ini, mereka dapat ditampung dan dipantau dengan baik.

“Untuk lokasi karantina yang ada di entikong yaitu berkapasitas 200 orang dan juga sudah ada terdapat tiga lokasi karantina tepatnya,” ungkap PH.

Menurut Poulus Hadi juga diprediksi TKI yang akan pulang nantinya diperkirakan sekitar 700 orang TKI,maka cadangannya disanggau ada di RSUD M.Th Djaman.

“Namun sebelumnya,untuk itu sebagian dari para TKI yang sudah pulang ke indonesia dan yang berasal dari Kalbar mereka bisa pulang ke tempat mereka masing- masing,” tambahnya.

Menurut PH walaupun mereka sudah dites sekarang ini, namun pihaknya belum siap untuk menampung mereka disini.

“Dan juga jika benar mereka itu dari Sanggau, tetap kita lakukan pengawasan ketat,karena mereka sudah kembali menjadi ODP,” tegas Paolus Hadi.

Penulis: Fernando Manurung

Editor: Christian Bostang Hutagaol