PSBB Ancaman Baru Bagi Hajad Hidup Orang Banyak, Gotong Royong Insya Allah Solusi Pemutus Rantai Penyebaran Covid-19


Insert foto: Samsurin Ketua DPC PBB Kota Surabaya

SURABAYA,centralberita.id-Samsurin ketua DPC Partai Bulan Bintang Kota Surabaya mengatakan, Kita ini punya budaya gotong royong, peraturan , edaran yang kesemuanya itu untuk membatasi pergerakan orang dan barang tidak akan berhasil dikarekan orang orang merasa di atur dan dibatasi dalam hal yang penting, yaitu kebutuhan dasar hidup mereka dalam mencari nafkah.

Pada dasarnya hal hal yang tidak membatasi hajad hidup itu sudah dilaksanakan, seperti memakai masker kesehatan, mencuci tangan, tapi untuk menjaga jarak inilah yang sukar diterapkan karena tidak semua terbiasa dengan dagang online,

yang perlu diatur pemerintah adalah bagaimana masyarakat bisa mencukupi kebutuhan hidupnya dengan tidak membebani biaya yang dikeluarkan pemerintah.

Pertama pasar tradisional cobalah di buka dengan dijaga oleh satgas covid , diterapkan seminimal mungkin agar jarak pembeli dan pedangang terjaga.
Setiap pasar di siapkan tim kesehatan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penyebaran virus , prinsip gotong royong dalam hal pencegahan virus diedukasi semasif masifnya.
Orang tidak merasa di larang tapi mereka merasa dijaga kesehatannya.
Kalau ini diterapkan maka prilaku new normal itu tidak menjadi beban secara psikologis dan berlangsung secara wajar.

Kita tidak bisa teru menerus hidup dalam ancaman baru yang bernama PSBB , idealnya negara terapkan undang undang karantina tapi kelihatannya keuangan negara tidak mencupuki,

ya saatnya kita gunakan gotong royong. Gotong royong cegah corona seperti gotong royong cegah maling motor ke perumahan, atau ke perkampungan, disiapkan satpam pada satu jalur masuk ke perkampungan atau pemukimam, ada jam kontrol, ada jam bagi shift, agar maling tak punya kesempatan masuk kewilayah pemukiman yang di jaga secara masif. Dan warga yang dijaga satpam pun tak merasa dibatasi atau dihalang halangi dalam melakukan aktifitasnya. Mereka merasa nyaman juga.

Begitupula dengan cegah corona, tiap kampung atau pemukiman ada petugas covid 19 secara masif berjaga,
Jadi istilah dan syarat psbb segera adopsi kearifan lokal kita, jogo suroboyo, poskamling di hidupkan peran serta warga di gerakkan oleh pemerintah dalam bentuk gotong royong, kesadaran saat ini kita hidup ditengah wabah diadaptasikan agar orang selalu bergaya hidup sehat.

Dan kegiatan perekonomian akan jalan dengan norma norma kesehatan yang diberlakukan.
Kita tak bisa selamanya menanti kasus kasus covid bertambah, tapi keadaan kita sekarang inilah yang harus berubah, beribadah tetap harus jalan seperti sedia kala dengan tetap dipenuhi protokoler kesehatan beribadah.

“Saya hanya berharap pemerintah daerah tidak terus menerus melarang, PSBB dilanjutkan itu sama saja pemerintah masih bertahan dengan larangan larangannya, tapi cobalah mengajak , bersama sama memutus penyebaran virus ini.”Ujar samsurin.

Sumber: Samsurin Ketua DPC PBB Kota Surabaya
Editor: Maksum Af