Warga Sukomanunggal Hentikan Sementara Pembangunan Ruko di wilayahnya

Pengerjaan dianggap tidak memenuhi standart keselamatan warga sekitar

Surabaya, Centralberita.id – Warga Sukomanunggal RT 05 RW 02 Kelurahan Sukomanunggal Kecamatan Sukomanunggal kota Surabaya mendatangi lokasi pengerjaan bangunan Ruko di wilayahnya yang sedang dalam proses pengerjaan pada hari Jumat (29/5/2020) pukul 14.00 WIB.


Selain warga sekitar lokasi, hadir juga Camat Sukomanunggal Lakoli S.Sos M.Si , Yayuk selaku Lurah Sukomanunggal dan juga Endi Suhadi anggota DPRD kota Surabaya Komisi C dari Partai Gerindra yang ditemui langsung oleh perwakilan pelaksana proyek (Kontraktor).


Tujuan kedatangan Warga ke lokasi bangunan dikarenakan warga kecewa dengan sistem keamanan (Safety first) yang diterapkan oleh pengelola bangunan yang dianggap tidak mempedulikan keselamatan warga sekitar.
Selain menuntut masalah keselamatan, warga sekitar juga mengadukan polusi suara yang ditimbulkan oleh proyek pembangunan tersebut.

Heny selaku warga sekitar lokasi mengatakan bahwa pengerjaan pembangunan ini sangat mengganggu masyarakat, pelaksana terkesan mengabaikan keselamatan warga sekitar, terbukti dari minimnya sistem keamanan (safety first) yang terpasang asal.


Di hadapan warga sekitar, Lakoli meminta kepada pelaksana proyek (kontraktor) untuk segera memenuhi tuntutan warga dengan memasang jaring pengaman di sekitar lokasi pembangunan agar memberikan rasa aman terhadap warga dan melakukan rapat mediasi dengan warga sekitar.


Sementara, Perwakilan warga menuntut untuk menghentikan seluruh aktifitas pembangunan karena warga merasa tidak dihargai oleh pemilik bangunan. Warga bersikeras untuk bertemu dengan pemilik karena ingin melakukan perundingan agar pembangunan tersebut tidak merugikan warga sekitar lokasi.


“ Sebelum ada pertemuan dengan pemilik dan warga, semua aktifitas di lokasi ini harus di hentikan, termasuk juga pemasangan sistem keamanan. Karena kita merasa tidak dihargai oleh pemilik,” ungkap salah satu warga yang diiyakan oleh Subeki selaku Tokoh Masyarakat, Jum’at (29/5/2020).

Di akhir perundingan saat di Lokasi, kontraktor berjanji akan secepat mungkin menghubungi pemilik untuk segera menemui warga sekitar lokasi dan pelaksana proyek juga menyetujui bahwa tidak akan ada aktifitas apapun sebelum ada kata sepakat dengan warga. (War/ Man)