Silahturahmi Waka Polres Melawi Dengan Para Tokoh Masyarakat Di Kabupaten Melawi

MELAWI (Kalbar), Centralberita.id Kembali Polres Melawi silahturahmi bersama Tokoh Masyarakat Kabupaten Melawi diruangan rapat Polres Melawi yang berjalan sesuai Protokol Kesehatan pada Selasa (02/06/2020).

Kegiatan Silaturahmi Polres Melawi bersama tokoh masyarakat Kabupaten Melawi di awali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan tersebut dipimpin Waka Polres Melawi Kompol Agus Mulyana, SE, MM.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut H. M Nur Haz selaku tokoh masyarakat Kabupaten Melawi, Sopian Hadi selaku Ketua Ketemenggungan Kabupaten Melawi, Endri Triadi selaku Ketua Persatuan Orang Melayu Kabupaten Melawi, H. Aimol Nija selaku Ketua Harian MABM Kabupaten Melawi, Ivan Hermanto selaku perwakilan dari Fopad Melawi, Teguh Hadi Santosa selaku Ketua Paguyuban Jawa Kabupaten Melawi dan Hengki dari Humas Tariu Borneo Bangkule Rajank.

Waka Polres Melawi dalam sambutannya menyampaikan Kondisi Melawi dalam keadaan aman dan kondusif. Dan Waka Polres juga mengapresiasi tokoh masyarakat melawi dalam menciptakan situasi kamtibmas di melawi ini agar tetap aman dan kondusif, selama Covid-19 ini dan saat menyongsong pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kedepan.

“Terima kasih kami ucapkan kepada tokoh-tokoh masyarakat yang telah membantu kami menciptakan situasi kamtibmas di Melawi ini tetap Aman dan Kondusif saat Covid-19 ini. Kami juga menghimbau kepada tokoh masyarakat dan warga melawi untuk tetap menjaga situasi Melawi tetap Kondusif Jelang Pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nantinya,” ucap Waka Polres.

Dalam kesempatane ini Waka Polres Melawi juga mengajak masyarakat untuk menjaga hal-hal yang harus disikapi dari dampak Covid-19.

“Ujaran kebencian dan Hoaks, Saya mengapresisasi langkah-langkah luar biasa yang sudah dilakukan tokoh-tokoh masyarakat dalam menyikapi kejadian yang dapat membuat keresahan di masyarakat, Kami dari polres melawi meminta dukungan dan suport kepada tokoh-tokoh masyarakat untuk menjaga kamtibmas di kab melawi menyongsong pelaksanaan pemilu nanti,” pinta Waka Polres Melawi.

Tokoh Masyarakat Melawi yaitu Nur Haz menyampaikan bahwa kasus covid 19 merupakan kasus yang menjadi sebuah perhatian semua warga masyarakat.

“Dan mari kita jaga kondusifitas jelang Pemilu nanti. Kasus Covid-19 ini butuh perhatian kita semua, Saya saran untuk meminalisir penyebaran Covid-19, kalau pemerintah setuju untuk warga kita di rapid test semua agar tidak ad sistim menebak,” pesannya.

Nur Haz juga meminta setiap masyarakat Melawi agar melakukan tapid test pada zona yg di anggap rawan.

“Contoh di dalam kota ini di sekitaran pasar ini lah yang di utamakan untuk di lakulan Rapid Tes,” pintanya.

Ketua Harian MABM Melawi Aimol Nija Menyampaikan permasalaha Covid-19 semuanya kembalikan kepada masyarakat.

“Untuk covid in bukan aib, saran saya sekarang di kembalikan kepada masyarakat artinya protokol kesehatan untuk di persiapkan lebih banyak dan untuk sekolah bisa di buka kembali. Tempat yang biasanya menjadi tempat kerumunan juga bisa di siapkan peralatan seperti cuci tangan dan masyarakat memakai masker untuk upaya pencegahan. Kami mengapresiasi kesigapan bapak Polisi dalam penanganan kasus-kasus dimasyarakat seperti ujaran kebencian dan Hoaks,” ucapnya.

Tokoh paguyuban jawa Kabupaten Melawi Teguh Hadi Santosa menyampaikan dengan adanya Covid-19 sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat.

“Covid-19 sangat berpengaruh pada sosial ekonomi masyarakat, roda perputaran ekonomi lamban toko dan warung banyak tidak aktif sehingga terjadi penimbunan sembako, Selalu Kontrol situasi pasar tentang harga barang, Kami selalu mendukung pemerintah dan kepolisian dalam protokol kesehatan dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif jelang Pemilu,” ucap Teguh.

Ketua Ketemenggungan Kabupaten Melawi yaitu Sopian Hadi juga menyampaikan pesannya. Ada banyak hal yang dapat membuat situasi kamtibmas kurang kondusif apalagi media sosial.

“Seperti Ricuh nya soal penerimaan bantuan terurama BLT, setiap ad persoalan lalu membuat status di Media sosial dan ada beberapa yang komentarnya kurang baik, Sering saya tegur,” katanya.

Sofian Hadi menghimbau terlepas persoalan Covid-19, banyak di media sosial diskriminasi terhadap suku dan budaya. Sofian menyampaikan dari sisi adat dayak selalu memberikan pencerahan dan himbauan yang dingin kepada anak-anak muda.

Tariu Borneo Bangkule Rajank yang diwakili Hengki menyampaikan terkait Covid-19 pihaknya sudah melakukan pendirian posko-posko penjagaan dipintu-pintu masuk perkampungan.

“Dalam Penanganan Covid-19 Kami sudah jaga di pintu-pintu masuk perkampungan, tapi kami terkejut mengapa diperbatasan sudah tidak di laksanakan lagi sedangkan di melawi sudah semakin meningkat kasusnya,” kata Hengki.

Hengki juga berharap kedepan harus bersama-sama menjaga dan menciptakan situasi agar tetap kondusif sebagaimana diketahui hal yang paling sering terjadi saat pemilu adalah permasalahan isu-isu sara.

Perwakilan dari Fopad Melawi ivan hermanto menyampaikan berbicara covid untuk indonesia naik di urutan ke-33 di dunia dan dari 14 kabupaten di Kalbar melawi masuk di urutan 10.

“Dalam Penanganan Covid-19 kita tetap harus menjaga dan antisipasi seperti pos batas Sintang dan Nanga Pinoh di laksanakan kembali.Kemudian keterbukaan informasi di melawi mengenai positif dan tidak nya menurut saya pribadi harus terbuka agar kita semua bisa saling menjaga,” pintanya.

Endri Triadi yang merupakan Ketua Persatuan Orang Melayu Kabupaten Melawi menyampaikan harapan untuk video atau ujaran kebencian yang mengatasnamakan ras dan suku untuk cepat ditindak tegas.

“Video ujaran kebencian yang sempat viral kami menuntut keras dan mendukung kawan kita dari dayak. secara tidak lngsung mengadu domba suku kita yang ada di kalbar ini. Harapan kita terhadap pemerintah dan kepolisian sebaik nya cepat tangap, contoh di landak bupati nya langsung turun untuk menenangkan dan meyakin kan masyarakat nya,” pintanya.
(Supardi Nyot)

Editor: Christian Bostang Hutagaol