Polisi Sita 200 Ribu Pil Double L Dari Tiga Gembong Narkoba

SURABAYA,centralberita.id – Dalam penanganan ditengah-tengah Pandemi Covid-19, dan masa berakhirnya PSBB. Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil amankan 3 orang pelaku peredaran obat-obatan terlarang jenis pil double L.

Dalam gelar konferensi pers di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak yang dipimpin Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Ahmad Faisol Amir, S.I.K, M.Si., didampingi Kasat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP. M Yasin, menghadirkan 3 tersangka bersama barang bukti 200 ribu Pil Doubel L dihadapan para wartawan, Senin (08/06/2020).

“Ada yang sudah dikemas dan ada yang masih belum dikemas. Rata-rata yang sudah dikemas dijual Rp 25 ribu per kemasannya. Untuk isinya 10 butir,” ungkap Faisol.

Selanjutnya diketahui dari ketiga tersangka yang berhasil yakni masing-masing berinisial AS (41), warga Bendul Merisi Jaya, AR (34) warga Jalan Wonokromo Baru dan MF (19) warga
Jalan Wonokromo VI.

Keberadaan tiga pelaku ini ditangkap di dua tempat yang berbeda. Pertama-tama tanggal 30 Mei 2020, AR dan MF ditangkap. Mereka dibekuk di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Wonokromo.

Kemudian tanggal 1 Juni 2020, AS ditangkap di sebuah rumah di Jalan Bendul Merisi Besar.

“Dua TKP ini adalah dua kasus yang berbeda. Kesamaanya mereka berdua sama-sama menjual pil double L. Dan ada dua orang teman AR dan MF yang saat ini masih buron dan diduga sebagi bandar besar yakni inisial AM dan AG,” ujarnya.

Pengungkapan kasus yang melibatkan AR dan MF ini bermula dari informasi yang diperoleh anggota Satresnarkoba bahwa ada peredaran pil double L di kawasan Jalan Wonokromo.

Sampai akhirnya didapatkan kejelasan bahwa pengedar adalah AM dan AG yang tinggal di tempat kos di Jalan Wonokromo.

“Ketika dilakukan penggerebekan, ada AR dan MF. Sementara AM dan AG tidak ada di lokasi. Disitu ditemukan barang bukti satu buah tas warna abu-abu yang didalamnya terdapat 30 ribu pil double L, kemudian satu kantong plastik sebenyak 9 kantong dengan isi masing-masing kantong sebanyak 100 butir pil double L dan 6 kantong plastik kecil masing-masing berisi 10 butir,” tandas Faisol.

Tidak berbeda dengan penangkapan terhadap AR dan MF. Saat menangkap AS anggota Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendapat informasi dari masyarakat, lalu melakukan pendalaman hingga akhirnya dilakukan penggerebekan, dimana ditemukan ada barang bukti pil double L sebanyak 153.860 (seratus lima puluh tiga ribu delapan ratus enam puluh) butir.

“Yang jelas kasus ini masih terus kami dalami. Untuk sasaran peredaran narkoba jenis pil double L ini adalah kalangan pelajar dan mahasiswa, karena harganya ekonomis, terjangkau untuk kalangan tersebut,” terangnya.

Dengan terungkapnya banyak kejadian perdagangan narkoba ditingkat murid sekolah dan mahasiswa, Wakapolres menghimbau para orangtua agar mengawasi pergaulan anak-anaknya, jangan sampai terjerumus menjadi budak obat terlarang.

Sumber: Hms Polres Pelabuhan Tanjung Perak
Penulis: Bledex
Editor: Maksum Af