Kelompok Tani Sumber Makmur Mendapat Bantuan Bibit Ikan Nila Dan Ikan Mas

SEKADAU (Kalbar), Centralberita.id Bertempat di Desa Rirang Jati, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau pada Rabu (10/06/2020) Bupati Sekadau Rupinus, SH, M. Si dan Wakil Bupati Sekadau Aloysius, SH, M. Si menyerahkan sekaligus melepaskan 6000 bantuan bibit ikan nila dan bibit ikan mas kepada kelompok tani Sumber Makmur.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri anggota DPRD Kabupaten Sekadau Paulus Subarno, Ketua GOW Sekadau Vixtima Heri Supriyanti Aloysius, Camat Nanga Taman Paulus Ugang, Kepala Desa yang ada di Kecamatan Nanga Taman, dan anggota kelompok tani sumber makmur.

Ketua kelompok tani Sumber Makmur Aloysius dalam laporannya mengatakan, potensi alam di desa Rirang Jati juga sangat mendukung untuk membudidayakan ikan kolam air tawar.

Diceritakan Aloysius bahwa kelompok tani Sumber Makmur mulai berdiri sejak 4 April 2018. Pada tahun 2019, kelompok tani itu menanam cabe seluas 7 hektar dengan hasil yang cukup memuaskan.

Namun dalam perjalan waktu cabe yang ditanam kurang memuaskan, karena serangan hama, jamur, cuaca yang kurang mendukung, kekurangan pupuk dan obat-obatan.

“Menyikapi hal itu, kami berinisiatif membuat inovasi baru, mengajak kawan-kawan belajar berternak ikan,” ungkap Aloysius.

Aloysius juga mengatakan, ada empat harapan yang ingin dicapai oleh kelompok tani Sumber Makmur, yaitu ingin melakukan pembibitan ikan sendiri. Ingin membuat pakan sendiri, berbahan baku dari hasil alam, dari petani untuk petani.

“Membuat pupuk kompos, dari bahan jerami, sampah organik dan kotoran kandang. Serta mengurangi penggunaan pupuk kimia,” tambah Aloysius.

Aloysius yakin dan optimis setelah menerima bantuan bibit ikan dari Bupati dan Wakil Bupati sekadau, ini dapat membuka peluang penjualan di pasaran.

Dalam kesempatan ini juga Camat Nanga Taman, Paulus Ugang memberikan semangat bagi Kepala Desa yang ada di Kecamatan Nanga Taman.

Paulus Ugang berharap masyarakat dapat mencontoh kelompok tani Sumber Makmur Desa Rirang Jati, agar lebih aktif dan kreatif memanfaatkan potensi alam yang ada.

“Kita harus kompak dalam segala hal, walaupun ini desa Rirang Jati tapi desa-desa lain bisa mencontoh, meniru, memodifikasi,” ujar Paulus Ugang. Diketahui di Kecamatan Nanga Taman terdapat 13 desa, 50 dusun, 168 RT/RW dan jumlah penduduk kurang lebih 29.000 sampai 30.000 jiwa,” kata Paulus.

Melalui sambutannya juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Sekadau Drs Sandae, M.Si mengatakan walaupun dalam situasi pandemi Covid-19 para petani di Kabupaten Sekadau tetap semangat dalam bertani.

“Begitupula para tenaga PPL dari Dinas Ketahanan Pangan, yang tak kenal lelah mendampingi para kelompok tani untuk terus menyediakan kebutuhan pangan di Kabupaten Sekadau,” ungkap Sandae.

Sandae mengatakan, seperti diketahui, pandemi Covid-19 mempengaruhi berbagai sektor kehidupan di seluruh dunia. Sehingga timbul kekhawatiran dunia bahwa akan terjadi kekurangan pangan.

“Namun tidak demikian, kita di Sekadau, sangat berbangga, walaupun kondisi Corona. Tapi mereka (petani) tetap melaksanakan kegiatannya bertani, begitupula dengan PPL. di sektor pertanian ekspor kita secara nasional juga meningkat,” tambah Sandae.

Disebutkan Sandae, pihaknya tetap berupaya bersama para petani lokal agar di Kabupaten Sekadau tidak kekurangan pangan.

“Kita juga berusaha agar persediaan pangan tidak kekurangan. Kuncinya di petani. Terima kepada kelompok tani, terutama kelompok tani sumber makmur, cabe dikembangkan ikan dikembangkan,” ujarnya kembali.

Bupati Sekadau Rupinus dalam sambutannya memberikan semangat kepada petani yang ada di Kabupaten Sekadau.

“Di pandemi Covid-19, dalam kondisi apapun petani harus bisa bertahan. Jangan sampai kekurangan bahan makanan. Lahan kita ada, jangan mau kalah dengan yang tinggal di kota,” kata Rupinus.

Dalam situasi pandemi seperti ini menurut Rupinus, berbagai rempah-rempah seperti jahe cukup dicari oleh masyarakat. Karena dianggap dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, seperti virus Corona.

Bupati juga mengingatkan kepada Kepala Desa yang ada di kecamatan Nanga Taman, untuk memanfaatkan potensi di daerah masing-masing. Sementara untuk penjualan hasil panen, dapat memanfaatkan teknologi yang sudah semakin canggih.

“Sebagi petani jangan takut, kita ke hutan, kena panas bagus. Tidak ada yg melarang bapak ibu bekerja. Yang tidak boleh itu berjalan-jalan, berkumpul dengan banyak orang,” ungkap Rupinus.

Rupinus juga terus mengkampanyekan gerakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

Sumber: Humas Prokopim Kabupaten Sekadau

Editor: Christian Bostang Hutagaol