Hilangnya Seorang Warga Desa Empangau Yang Telah Ditemukan

KAPUAS HULU (Kalbar), Centralberita.id Kembali terjadi seorang korban tersesat di hutan di wilayah Dusun Kepiat Desa Joki Hulu Kecamatan Jongkong Kabupaten Kapuas Hulu.

Korban tersebut bernama Agus Salim yang ditemukan oleh warga Dusun tersebut. Korban merupakan warga Desa Empangau Kecamatan Bunut Hilir Kabupaten Kapuas Hulu yang hilang sejak Rabu (10/06/2020) hingga Kamis ini (11/06/2020) sudah ditemukan.

Dalam kesempatan ini Kapolsek Bunut Hilir IPDA Haryono menjelaskan, pihaknya beserta anggota Polsek tiba di Desa Empangau Hilir Kamis sekira Pukul 10.00 WIB guna mencari hingga menuju ke sebuah Danau bernama Tanjung Potak yang terletak di Desa Empangau Hilir.

“Sesampainya di TKP kami melanjutkan pencarian korban, sekira pukul 10.30 WIB, ada 3 orang warga Dusun Kepiat Desa Joki Hulu Kecamatan Jongkong yang kebetulan melawati pintas sungai danau Tanjung Potak dan memberitahu bahwa ada seorang warga Empangau Hilir yang tersesat ke Dusun Kepiat Desa Joki Hulu,” jelas Kapolsek Bunut Hilir.

Menurut IPDA Haryono juga saat melihat seorang warga tersebut, beberapa warga Dusun Kepiat langsung membawa Agus Salim ke Dusun setempat.

Ketika anggota Polsek Bunut Hilir melakukan pencarian korban yang akan berangkat menjemput korban ke Dusun Kepiat sesampainya di di Dusun Kepiat tersebut korban sudah diantar oleh warga Dusun Kepiat Desa Joki Hulu ke Desa Empangau dengan menggunakan perahu speed milik warga Dusun Kepiat tersebut.

“Tiba di Desa Empangau Kecamatan Bunut Hilir Korban, tersesat di hutan atas nama Agus Salim lansung dilakukan pengecekan kesehatan oleh petugas Puskesmas Bunut Hilir,” jelas Kapolsek.

Saat ini kondisi Agus Salim sang korban tersesat tersebut masih dalam keadaan lemah akibat tidak makan ketika dalam keadaan tersesat dihutan. Pada saat tersesat menurut Agus Salim bahwa dirinya sudah lupa untuk pulang ke arah mana yang dituju,

Agus Salim tertidur dihutan tersebut yaitu sekitar pukul 05:00 WIB pada hari Kamis ini. Dan Agus Salim terbangun saat dirinya terkejut mendengar suara mesin pemotong kayu.

“Kemudian korban pun melanjutkan perjalanan menuju suara mesin Cinsaw tersebut, rupanya suara mesin tersebut milik warga Dusun Kepiat yang pada saat itu sedang berada di Kebun Purik (Kratom) dan korban pun menceritakan kejadian tersebut kepada warga Dusun Kepiat Desa Joki Hulu dan lansung diantar pulang ke Dusun Kepiat Desa Joki Hulu,” jelas IPDA Haryono. (Tim Kalbar)

Editor: Christian Bostang Hutagaol