Pekerja PETI Sepanjang Sungai Kapuas Di Desa Sungai Ayak Satu Beroperasi Tanpa Pengawasan

SEKADAU (Kalbar), Centralberita.id Kembali mulai beraksi para pekerja Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Desa Sungai Ayak Satu Kecamatan Belitang Hilir yang kini semakin ramai dari sebelumnya.

Terpantau Kamis pagi (11/06/2020) oleh awak media mesin-mesin tersebut sedang beroperasi dengan tenang, yang tidak terlalu jauh dari Desa Sungai Ayak Satu dan Desa Sungai Ayak Dua. Padahal masih di suasana Covid-19 yang dikarenakan Kecamatan Belitang Hilir baru saja melewati masa lock down. Dan hal ini di pertanyakan kemana satgas dan petugas pengamanan terhadap kekayaan alam tersebut.

Salah seorang warga Desa Sungai Ayak Satu yaitu Kosmas juga menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut bukan hanya warga Sungai Ayak saja namun ada datang dari Kabupaten tetangga yang kini semakin bertambah.

“Kemana petugas yang dulu nya berpatroli, tapi para kekerja bisa bebas di tengah kapuas tanpa ada rasa takut,” ungkap Kosmas.

Ditambahkan Kosmas juga sebelum lebaran para pekerja PETI juga beroperasi, ditempat yang sama tapi sudah bubar seminggu menjelang hari raya idul Fitri.

“Dan kegiatan ini mulai lagi sudah beberapa hari ini dengan lebih banyak lagi mesin dan lanting jek disana. Dan ini membuat warga masyarakat disekitar Sungai Ayak Satu resah. Apalagi dengan tercemarnya limbah ke sungai yang sangat membahayakan masyarakat disini,” ungkap Kosmas dengan nada kesal.

Kosmas) juga menyampaikan kepada media dalam menyampaikan informasi tersebut. Dan aparat keamanan juga baik Polri dan TNI lebih tegas mengambil tindakan terhadap pekerjaan tersebut.

“Melihat para pekerja semakin dekat ke pemukiman dan semakin mengganggu ketenangan warga Sungai Ayak, dan nanti malahan dianggap warga desa kami yang bekerja di situ oleh aparat. Padahal warga kami hanya sebagian kecil saja,” tambah Kosmas.

Kosmas juga berharap agar aparat keamanan tidak lalai, untuk mengamankan dan mentertibkan suasan para pekerja PETI tersebut. (Tim Kalbar)