Camat Babat Hadiri Penanaman 1000 Bunga Refugia Disepanjang Jalan Desa Kebalanpelang


Insert foto: Petani warga Kebalanpelang menanam 1000 bunga Refugia

LAMONGAN, Babat,centralberita.id – Camat Babat Ir Mulkan, M.M., bersama staf kasi pembangunan kecamatan, Kepala Desa, Sekretaris Desa dan perangkat lainnya serta ibu ibu PKK dan kader posyandu Desa beserta relawan bersama sama dalam melaksanakan penanaman 1000 bunga Refugia disepanjang Jalan Pintu masuk akses Desa Kebalanpelang kec Babat, Lamongan. Minggu (14/6/20) pagi

Kegiatan Penanaman bunga Refugia tersebut dilakukan oleh kelompok petani makmur yang di prakarsai oleh ibu ibu dilakukan bersama sama selain untuk mewujudkan kampung bersih asri penanaman refugia ini juga ampuh untuk mengusir dan mengatasi hama padi, sedikitnya 1000 pohon bunga Refugiah dari tiga jenis yang ditanam yakni, bunga matahari, bunga kenikir, dan bunga zinia.

Beragam cara dilakukan untuk membasmi hama dari mulai penempatan sekitar 25 ekor burung hantu (ordo Strigiformes) di sawah sawah di berbagai titik juga penanaman bunga Refugia, biar petani mengurangi memilih memakai cara instan menggunakan pestisida atau insektisida.

Camat Babat Ir Mulkan, M.M., meenuturkan, Hama padi itu sering mengganggu tanaman padi milik petani ternyata bunga refugia banyak sekali manfaatnya selain untuk keindahan juga dapat mengusir hama padi sundep.

“Ini juga merupakan upaya alami dalam pembasmian hama wereng tanaman padi dengan adanya bunga refugia pemakaian insektisida atau obat kimia dapat di kurangi tentunya dampaknya akan menyehatkan panen nantiā€,Tuturnya

Sementara itu Kepala Desa Kebalanpelang melalui sekretaris Desa Abdur romadloni mengatakan, kegiatan penanggulangan wereng menghadapi musim tanam karena dengan adanya refugia di harapkan musuh alami hama (wereng) akan hidup dan memakan hama itu sendiri, dan ini anjuran dari pertanian agar menanam refugia di setiap jalan menuju persawahan.

“bahwa penanaman bunga refugia merupakan langkah konvervasi musuh alami secara tidak langsung agar serangan hama yang datang dapat menciptakan mikrohabitat sehingga musuh alami utamanya wereng batang coklat dan penggerak batang bisa hidup di lokasi tanaman bunga refugia sehingga apabila mencari mangsa lebih dekat dengan lahan,” Ujarnya.

Metode pengendalian hama tanaman dengan cara ini sesuai yang dianjurkan UU No. 2 Tahun 2012, yakni Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Komponen utama PHT adalah pengendalian hayati, yang salah satu tekniknya adalah konservasi musuh alami, sehingga tercipta ekosistem pertanian yang stabil dan lestari

Penulis: Bledex
Editor: Maksum Af

SIMAK VIDEO TERKAIT BERITA DIATAS: