Wartawan Media Online Tidak Mempunyai Wawasan Tentang Perkap No.24 Tahun 2007

Insert foto: Kapolsek widasari AKP Joni SH

INDRAMAYU,centralberita.id – Wartawan lensa peristiwa memberitakan di online tentang kapolsek widasari di duga mengeluarkan KTA Kartu Satpam Binaan dan sudah melanggar Perkap No.24 tahun 2007.

Ketika awak media centralberita.id menyusuri di desa bangkaloa ilir kecamatan widasari kabupaten indramayu tentang identitas wartawan lensa peristiwa Budi botak ternyata SDM nya Sekolah Dasar dengan narasumber yang terpercaya..

Setelah awak media centralberita.id mengkonfirmasi langsung dengan Kapolsek Widasari AKP Joni SH tentang pemberitaan kapolsek widasari yang ada di media lensa peristiwa.

Kapolsek widasari AKP Joni SH mengatakan, KSB dengan KTA itu berbeda fungsinya, kalau Kapolsek widasari yang mengeluarkan KTA baru itu baru melanggar perkap No.24 Tahun 2007.

“Ini perlu di garis bawahi justru yang melanggar Perkap itu adalah perusahaan menunjuk seseorang menjadikan satpam tanpa kwalifikasi Gada Pratama/Ber KTA.”ujarnya.

Masalah terkait mengeluarkan KSB Polri/Polsek widasari dalam hal ini sebagai pembina kewilayah kemasyarakatan tujuan supaya tertib yaitu banyak perusahaan di jaga oleh preman yang mengaku sebagai satpam tanpa identitas

Kita berikan edukasi tentang satpam mengemban tugas kepolisian terbatas, kemudian kita arahkan supaya Diklat satpam semua terkendala dengan pembiayaan. Maka kita wajib membina dan mendata satpam yang ada wilayahnya

Foto: Kantor polsek widasari kabupaten indramayu.

Terkait Kartu KSB tersebut sebagai identitas bahwa satpam tersebut yang bekerja di wilayah polsek widasari. Adapun satpam tersebut sudah mampu punya biaya untuk Diklat satpam silakan saja dari pada tidak ada identitas sama sekali.

Karena di wilayah widasari banyak perusahaan di jaga satpam pakaian preman tanpa identitas, ketika kapolsek sidak langsung kelapangan bertanya kepada satpam yang berjaga perusahaan apakah kamu ini satpam lalu dia menjawab saya satpam bapak dan satpam tersebut mengeluarkan identitasnya KTA LSM, Ormas atau tidak ada sama sekali. Maka kami selaku pembina kewilayahan kemasyarakatan akan menertibkan dan bina,sosialisaikan.

“Karena perusahaan yang resmi harus di jaga oleh satpam yang resmi yang mempunyai kwalifikasi Garda Pratama dan Ber KTA bisa di dapatkan melalui Diklat satpam.” Ungkapnya

Menambahkan perusahaan/personil sudah kami di berikan saran supaya Diklat tetapi terkendala yaitu dengan biaya Diklat Rp. 3.5juta, ada juga dengan usia 50 ke atas, rata rata SDMnya sekolah dasar dan ada yang tidak sekolah sama sekali. Sedangkan persyaratan Diklat satpam minimal SMA.

Maka kami polisi sesuai UU No.2 tahun 2002 sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat memberi solusi dan memecahkan problem Solving untuk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Maka kamu membina memberikan pelayanan terbaik dan tidak kaku sesuai UU Kepolisian sebagai pelayan, pelindung masyarakat, mencari solusi atau problem Solving. Yang mana nanti di berikan edukasi tentang tugas satpam dan hubungan dengan Polri.

Reporter: Fajar/Nurhari
Editor: Maksum Af