Buruh PT. Hartono Wira Tanik Lakukan Aksi Mogok Kerja

SIDOARJO,centralberita.id – Perusahaan emas terbesar di Sidoarjo PT. Hartono Wira Tanik yang berkantor Jl. Berbek Industri II No.18, Berbek Industri, Kawasan SIER Rungkut, Kec. Waru, Kabupaten Sidoarjo, di demo ratusan buruh dengan melakukan aksi mogok kerja. Kamis (18/06/20) pagi.

Aksi mogok kerja tersebut Bukan tanpa sebab melainkan karena akumulasi rasa kecewa mereka terhadap pihak pengusaha. Pada pertengahan bulan Maret 2020 PT. Hartono Wira Tanik meliburkan buruhya secara bergiliran tanpa membayar upah sepeserpun dengan alasan pandemik covid 19.

Hal ini berlanjut dengan meliburkan seluruh pejerjanya di bulan bulan berikutnya. Belum selesai permasalahan libur tanpa dibayar, alih alih pekerja dipanggil untuk bekerja, justru perusahaan melakukan PHK terhadap 128 karyawan yang dimana semua adalah anggota dan pengurus serikat pekerja – buruh.

Telah dilakukan pengaduan dan laporan ke pihak Disnaker Kabupaten dan Propinsi oleh F SBI dan F SP LEM SPSI, namun lagi lagi dengan alasan covid-19 menjadikan pihak pemerintah lamban dalam menyikapi kasus tersebut.

Puncaknya Tanggal 17/06/20 kegeraman dari pekerja yang merasa ditelantarkan oleh pihak perusahaan dan diabaikan oleh pihak pemerintah, akhirnya mereka melakukan aksi unjuk rasa dengan mengerahkan ratusan buruh serta 2 unit mobil komando.

Dalam kesempatan itu Wakil Ketua Umum Federasi Serikat Buruh Independen (F SBI) Wahyu Arry. H, menjelaskan, Perusahaan wajib memberikan upah pekerja, bagaimanapun juga mereka para pekerja punya tanggung jawab membayar kebutuhan sekolah anaknya, membayar listrik..belum lagi untuk kebutuhan sehari hari. Jika upah tidak dibayarkan mereka mau makan apa.? dan janganlah pandemik corona covid-19 dijadikan alat untuk melegitimasi tindakan tidak membayar upah dan mem PHK. Begitu pula dengan pihak pemerintah khususnya pihak pengawasan Disnaker provinsi harus tegas. Segera keluarkan nota jangan ikut ikutan bersembunyi dibalik pandemik covid-19 sehingga seolah – olah mereka tidak bisa ngapa ngapain di tengah pandemik ini.

“Perusahaan wajib memberikan upah pekerja, bagaimanapun juga mereka para pekerja punya tanggung jawab membayar kebutuhan sekolah anaknya, membayar listrik..belum lagi untuk kebutuhan sehari hari.” Jelas Wahyu Arry H. Waketum F SBI

Reporter: Bledex
Editor: Maksum Af