Dalam Menyambut Pilkada Tahun 2020 KPU Sekadau Adakan Bimtek Di Belitang

SEKADAU (Kalbar), Centralberita.id Dalam menyambut pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau menggelar Bimbingan Teknis dalam meningkatkan peran serta anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam memfasilitasi Pilkada tersebut.

Kegiatan Bimtek bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kecamatan Belitang Minggu pagi (21/06/2020) yang dimulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan Bimtek sendiri dibuka oleh Robby Sugara Romanus selaku Ketua PPK Kecamatan Belitang.

Kegiatan Bimtek itu sendiri juga dihadir oleh Heriadi selaku Komisioner KPU Kabupaten Sekadau dengan dihadiri juga empat orang staff Sekretariat KPU Kabupaten Sekadau.

Menurut Robby Sugara Romanus selaku Ketua PPK Kecamatan Belitang adapun kegiatan tersebut juga diikuti sebanyak 12 orang PPS yaitu dari Desa Belitang Satu, Belitang Dua, Setuntung dan Padak yang mana kegiatan tersebut diadakan adanya dukungan surat suara yang akan diverifikasi secara faktual.

“Kecamatan Belitang ada 449 suara dukungan yang akan diverifikasi faktual yang tersebar di empat yaitu Desa Belitang satu, Belitang Dua, Setuntung dan Padak,” ungkap Robby dalam penyampaian singkatnya kepada media ini.

Robby juga menambahkan dalam bimtek ini disampaikan juga teknis maupun sistem kerja yang akan dilakukan oleh PPS. Dan juga harus memenuhi protokol kesehatan setidaknya menggunakan masker, hand sanitizer serta psychal distancing.

Dalam kesempatan ini juga Heriyadi selaku Komisioner KPU menyampaikan beberapa arahan dan pesannya dalam kegiatan Bimtek tersebut.

“Bahwa pada verifikasi ini kita harus membuat jadwal sabagai acuan kerja di lapangan, mengingat tahapan yang begitu cepat dengan waktu hanya 14 hari saja. Maka dari itu kita harus kerja ekstra. Dan juga untuk selalu mendokumentasikan setiap kegiatan dan hasil dari verifikasi dilapangan,” jelas Heriadi.

Dalam kegiatan Bimtek tersebut juga dihadiri lima orang PPK, tiga orang sekretariat PPK dan juga Panwascam.

“Karena mengingat protokol kesehatan jadi ada pembatasan undangan. Sehingga kita lebih bnyak berkodinasi menggunakan handphone dengan via WhatsApp,” pungkas Robby kembali.

Karna menurut Robby Pilkada tahun ini berbeda ditahun yang lalu pelaksanaannya karena dihadapkan dengan situasi ditengah pandemi Covid.

Tim Kalbar

Editor Christian Bostang Hutagaol