Klarifikasi Kades Tauk Terkait Permasalahan Penyegelan Kantor Desa Tauk Oleh Warga

SINTANG (Kalbar), Centralberita.id Kembali informasi didapat media ini terkait permasalahan yang terjadi di Desa Tauk yang mengakibatkan terjadinya amuk masa hingga mengakibatkan kantor Desa Tauk disegel oleh masyarakat pada hari Kamis 18 Juni 2020.

Melalui penelusuran awak media ini dalam mencari keterangan penyebab terjadinya permasalahan tersebut langsung mendatangi Desa Tauk dan sekalian berkunjung ke rumah Edi Silitonga yang merupakan Kepala Desa Tauk pada Senin (22/06/2020).

Melalui keterangannya Edi Silitonga menjelaskan bahwa persoalan ini terjadi karena adanya kecemburuan sosial masyarakat Desa tersebut yang tidak terima hasil pendataan mengenai Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

“Bahwa pasca penyegelan yang terjadi hari Kamis tanggal 18 Juni 2020, yaitu hari Jumat tanggal 19 Juni 2020 kami Pemerintah Desa Tauk adakan musyawarah desa yang dihadiri oleh muspika, Kadis PMD, BPD, Perangkat Desa, tokoh masyarakat dan sebagian warga yang melakukan aksi penyegelan,” ungkap Kades Tauk.

Ditambahkan Kades Tauk juga bahwa hasil kesepakatan musyawarah tersebut, warga masyarakat atas kesadaran sendiri membuka kembali segel Kantor Desa Tauk tersebut.

Ditambahkan Kades juga bahwa kecurigaan masyarakat akan penerima BLT DD tersebut yang menyudutkan dirinya yang tidak transparan kepada masyarakat itu tidak benar adanya. Karena selama ini Edi Silitonga selaku Kepala Desa Tauk tetap pada prosedur aturan didalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat Desa Tauk.

Dan kepada media ini Kepala Desa Tauk mengklarifikasikan kejadian tersebut merupakan oknum tertentu yang menginginkan terjadinya pertikaian diantara masyarakat. Dan Edi Silitonga berharap agar masyarakat Desa Tauk juga tahu bahwa semua proses penyaluran BLT DD tersebut sudah diikuti sesuai aturan yang benar dari Pemerintah.

Christian Bostang Hutagaol