Pengungkapan Kasus Pidana Narkotika Dalam Press Release Polres Sekadau

SEKADAU (Kalbar), Centralberita.id Bertempat di aula Bhayangkara Patriatama, Polres Sekadau menggelar Press Release pengungkapan kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di bulan Juni, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala, S.I.K, SH, MH pada Senin pagi (29/06/2020).

Kegiatan berlangsung dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19. Dihadiri KBO Sat Narkoba Polres Sekadau IPDA Belkis, dan perwakilan awak media.

Kasus yang dirilis yakni tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu, atas tiga orang tersangka yang telah diamankan yaitu laki-laki berinisial FP berusia 31 tahun, LT berusia 23 tahun dan AG berusia 31 tahun. Ketiganya merupakan warga Sanggau yang bekerja di salah satu perusahaan di Sintang.

Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi narkotika diduga jenis sabu, di sekitaran Simpang 4 Kayu Lapis, Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir.

Melalui sumber informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan dengan cara monitoring dan mengumpulkan bahan keterangan.

Kemudian pada Senin dini hari (22/06/2020), Pelaku FP dan LT diamankan petugas Sat Res Narkoba di sebuah warung makan di Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir pada saat melakukan transaksi narkotika jenis Sabu.

Saat dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas dan disaksikan oleh Ketua Lingkungan dan warga setempat, pelaku FP dan LT kedapatan membawa narkotika jenis sabu, yang disimpan di dalam bungkus rokok.

“Di dalam bungkus rokok tersebut ditemukan plastik warna hitam berisikan satu buah plastik klip transparan yang berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu, yang diakui milik pelaku. Barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat netto 0,42 gram tersebut telah diuji di laboratorium Barang Bukti Pom Pontianak,” ungkap Kapolres Sekadau.

Ditambahkan AKBP Marupa Sagala, S.I.K, SH, MH kemudian hasil dari pengembangan dilakukan penangkapan terhadap pelaku AG, diamankan petugas pada Kamis tanggal 25 Juni 2020 malam pukul 20.00 WIB di salah satu rumah kost di Kota Sintang.

“Barang bukti yang diamankan alat isap sabu, 1 buah sendok sabu terbuat dari potongan pipet plastik warna putih korek api merk tokai warna hijau dan 1 unit handphone. Peran AG adalah mengambil barang (sabu) kemudian akan diedarkan oleh FP dan LT di kabupaten Sekadau,” tambah Kapolres Sekadau.

Kapolres menegaskan, terhadap ketiga pelaku saat ini telah ditahan di rutan Polres Sekadau dan ditetapkan sebagai tersangka, dan seluruh barang bukti dalam kasus ini telah diamankan Sat Resnarkoba.

“FP dan LT dikenakan Pasal yang disangkakan adalah pasal 114 ayat 1 dan 132 dan atau 112 ayat 1 UU no 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. AG dikenakan pasal 114 ayat 1 JO pasal 132 ayat 1 dan atau pasal 112 ayat 1 UU no 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkas AKBP Marupa Sagala, S.I.K, SH, MH.

Editor : Christian Bostang Hutagaol