Kecelakaan Kembali Terjadi, Kali ini Dump Truck Bermuatan Elpiji Tercebur ke Sungai di Peniti

SEKADAU (Kalbar), Centralberita.id Mobil dump truk bermuatan gas elpiji 3 kilogram mengalami laka tunggal menabrak jembatan dan tercebur ke dalam sungai di desa Peniti, kecamatan Sekadau Hilir.

Kasat Lantas Polres Sekadau AKP Laelan Sukur menjelaskan kronologis laka tunggal tersebut. Kecelakaan terjadi pada Kamis (2/07/2020) sore pukul 16.30 WIB.

Dump truk berwarna hijau dengan nomor polisi KB 9874 DS dikemudikan oleh Nurfaizin berusia 17 tahun bersama Tri berusia 18 tahun mengendarai dump Truck dari arah Sekadau menuju Sanggau dengan membawa gas 3 kilogram dimuat dalam truck.

Setibanya di Sekadau tepatnya di jembatan lama Desa Peniti, kecamatan Sekadau Hilir, Jalan Sekadau Sintang, melintas seorang kakek menyebrang jalan.

“Terkejut sopir, Nurfazin membanting stir ke kiri menabrak lubang dan pagar jembatan sehingga, mobil dump truk yang ia kendarai masuk ke dalam sungai Peniti,” ujar Kasat Lantas Polres Sekadau AKP Laelan Sukur, Jumat (03/07/2020).

AKP Laelan juga menambahkan, seluruh badan kendaraan terendam dengan posisi melintang. Tidak ada korban jiwa dalam laka tunggal itu, barang muatan gas elpiji diselamatkan dengan bantuan warga setempat.

Warga menggunakan sampan membantu mengeluarkan sopir dan kernet, mereka berhasil dievakuasi keluar dari dalam mobil melalui kaca pintu.

Kemudian petugas piket Satlantas membantu evakuasi kendaraan untuk diangkat dari sungai. Evakuasi dilakukan menggunakan katrol.

Evakuasi berlangsung cukup lama, petugas dibantu warga pada pukul 03.00 WIB berhasil mengangkat badan mobil dump truk dari sungai.

Dari kejadian tersebut, Kasat Lantas AKP Laelan Sukur berpesan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam mengendarai kendaraan.

“Patuhi peraturan tata tertib berlalulintas. Berhati-hati dan selalu waspada dalam setiap berkendara, utamakan keselamatan baik diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” imbau Kasat Lantas Polres Sekadau AKP Laelan Sukur. (Humas Polres Sekadau/Antonius)

Editor : Christian Bostang Hutagaol