Kurang Maksimal PEMKAB Terhadap Nasib Petani Yang Tidak Menentu

foto:Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Lamongan H. Husnul Aqib.

LAMONGAN,centralberita.id – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Lamongan, H. Husnul Aqib menilai langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan kurang maksimal terhadap nasib petani yang tidak menentu.

Menurut Aqib, dalam beberapa tahun ini petani tidak merasakan nikmatnya panen raya. Hal ini disebabkan karena petani selalu dihadapkan dengan wabah tikus yang tidak ditemukan solusi tepat oleh pemerintah.

“Pada saat ini kami ingin mengatakan bahwa problem masyarakat petani sangat banyak. Salah satunya terkait wabah tikus yang sudah bertahun-tahun menjadi momok petani hingga mereka gagal panen. Dan kami melihat Pemerintah belum maksimal menyelesaikan masalah ini,” ungkap anggota DPRD Lamongan ini seusai rapat paripurna, Senin (6/7/2020) siang.

Saat ini, Aqib melihat pemerintah baru secara seremonial membasmi tikus, dengan melaksanakan gropyok tikus yang tidak merata. Dalam satu kecamatan biasanya hanya beberapa titik. Menurutnya, hal itu merupakan kegiatan seremonial yang tidak menyelesaikan masalah.

“Kami meminta Pemerintah benar-benar hadir menyelesaikan masalah yang membuat petani menjerit ini. Karena jika tidak petani akan terus sengsara,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Lamongan Rujito melalui Kabid Sarana dan Prasarana Hartiwi mengatakan, ada kerugian akibat kerusakan tanaman seluas 578,3 ha dengan rincian sedang 33,5 ha, berat 57 ha, dan puso 426 ha.

“Dari sekian luas yang mengalami kerugian yakni puso seluas 426 hektare,” pungkasnya.

Red:(FAUZAN/draw)