Diduga Pembangunan TK Dan PAUD Di Dusun Kubing Tidak Sesuai Pagu Anggaran Dana Desa

SANGGAU (Kalbar), Centralberita.id Dua proyek yang bersumber dari Anggaran Dana Desa Tahun 2018 lalu di dusun Kubing, Desa Kasromego, Kecamatan Beduwai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat berupa proyek pembangunan gedung Sekolah TK. PAUD yang didirikan diatas pemakaman ternyata tidak sesuai dengan pagu dana anggaran Dana Desa (DD).

Berdasarkan pantauan media ini pada Jum’at (10/07/2020) bahwa proyek pembangunan gedung sekolah untuk TK, PAUD ini berukuran 6X12 meter persegi dengan menelan anggaran di tahun 2018 dari Dana Desa sebesar Rp. 189.000.000,00,- dimana proyek tersebut dikerjakan pada tahun anggaran baru berikutnya yaitu tahun 2019.

Oleh sebab itu penggunaan bahan matrial untuk pembangunan TK dan PAUD diduga menggunakan bahan kayu berkelas dua atau tiga dimana sebagai Tim Pelaksana Kerja (TPK) adalah Kepala Dusun Kubing yang diduga tidak pernah mengadakan musyawarah bersama masyarakat Dusun Kubing apalagi berdasarkan informasi dari warga masyarakat.

Dan ditambahkan juga proyek pembangunan TK dan PAUD yang seharusnya dikerjakan oleh masyarakat justru dikerjakan oleh pihak Kepala Dusun dan BPD serta beberapa warga masyarakat yang tergolong masih ada hubungannya dengan Kepala Dusun Kubing.

Kondisi seperti ini membuat masyarakat di Dusun Kubing merasa terabaikan karena merasa tidak pernah ikut serta dilibatkan dalam kegiatan setiap ada proyek-proyek yang masuk ke Dusun Kubing, selain itupun proyek gedung TK dan PAUD kondisinya tidak sesuai dengan besarnya anggaran Pagu dana yang bersumber dari Dana Desa.

Proyek pembangunan gedung TK dan PAUD di dusun Kubing, Desa Kasromego, Kecamatan Beduwai, Kabupaten Sanggau  Kalimantan Barat tersebut ternyata dilakukan pihak Kadus di perjual belikan seharga Rp. 170.000.000,- yang dibayar dari anggaran Dana Desa (DD) tanpa dibuat tanda bukti atau kwitansi yang nota benenya tidak tertulis dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) oleh pihak Desa. Selain itupun, bangunan proyek gedung TK dan PAUD di bangun dibelakang SD di Dusun Kubing beberap meter jaraknya dari Pemakaman Katolik.

Tanah atau lahan yang digunakan untuk mendirikan gedung TK. PAUD tersebut adalah milik warisan orang tua dari Kadus Kubing yang menurut informasi bahwa tanah tersebut dihibahkan, ternyata di perjual belikan seharga Rp 17.000.000.00,- selain itu, pembangunan Pendopo diatas pekuburan di Dusun Kubing, tidak seberapa jauh dari gedung TK dan PAUD berukuran 3X6 meter persegi dengan menelan biaya sebesar Rp 40.000.000 kondisi bangunannya juga tidak sesuai dengan besarnya anggaran yang banyak menggunakan kayu kelas dua.

“Terkait kasus seperti tersebut, diduga baik Kepala Dusun Kubing sebagai Tim Pelaksana Kerja (TPK) berikut Kepala Desa Kasromego bermain dalam penggunaan anggaran Dana Desa secara bertahap,” ungkap AL salah seorang warga masyarakat.

Ditambahkan AL juga, kepada instansi terkait agar melakukan cross cek serta melakukan rincian yang benar serta akurat terkait besarnya penggunaan anggaran untuk kedua proyek tersebut, diharapkan juga kepada Kecabjari Entikong dan Kejaksaan Negeri Sanggau, Kalimantan Barat untuk melakukan pemeriksaan kepada Kepala Dusun Kubing, Ketua BPD dusun Kubing serta Mantan Kepala Desa Kasromego, Kecamatan Beduwai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Dengan adanya kedua Proyek tersebut yang selama ini tidak transparan kepada masyarakat Desa Kasromego khususnya warga Dusun Kubing. (Tim Kalbar)

Editor : Christian Bostang Hutagaol