Hukuman Push Up 50 Kali Bagi Yang Keluar Tak Pakai Masker

SURABAYA,centralberita.id – Giat Operasi razia masker terus dilakukan oleh tiga pilar di kecamatan Kenjeran, guna untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya.

Kegiatan razia Kali ini dilakukan tiga pilar kecamatan Kenjeran di wilayah nseputaran jalan Sidotopo wetan luar tepatnya di depan kelurahan, para pengunjung warkop di edukasi oleh Hanung selaku kasi trantib kecamatan Kenjeran agar mematuhi protokol kesehatan, yakni jaga jarak satu meter, cuci tangan di tempat yang sudah di sediakan serta wajib pakai masker, Jumat (10/07/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

Dalam kesempatan itu Hanung Mengatakan,” kegiatan ini adalah operasi masker yang bertujuan mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga protokol Kesehatan yakni wajib membawa masker saat keluar rumah”.

” Bagi masyarakat yang tidak memakai masker akan kami tilang KTP nya dan di ambil di kantor Satpol-PP kota Surabaya, namun untuk pelanggar yang tak membawa KTP dengan tegas kami bawa ke kantor untuk di tindak lanjuti.” Ujarnya.

Terlihat dari pantauan awak media di lapangan ada beberapa pemuda yang tidak membawa identitas dan masker harus menerima hukuman push up hingga 50 kali guna memberikan efek jera serta edukasi agar lebih disipliplin mematuhi protokol kesehatan yang salah satunya memakai masker.

Selanjutnya terdapat pula seorang remaja putri yang juga lupa membawa masker di berikan dispensasi untuk menelpon Keluarganya untuk membawakan masker dan di hukum baca ayat suci Al-Qur’an.

“Dalam giat ini kita sudah mengamankan 15 pelanggar remaja yang tidak membawa identitas dan sudah menilang 6 KTP pelanggar, perlu di tegaskan KTP bisa di ambil setelah 14 hari dan gratis.” Pungkasnya.

Sumber: Hms
Reporter: Bledex
Editor: Maksum Af