Gagal Ngembat Sepeda Motor Di Parkir Musholla Residivis Kembali Masuk Bui

SURABAYA,centralberita.id – Tindak pidana percobaan pencurian kembali terjadi kali ini pelaku melakukan target di parkiran depan musollah Jl.Sukodono gang.lll no.65 C Surabaya, pada hari Rabu (29/04/2020) lalu.

Kegagalan dalam aksinya tersebut membuat residivis asli kelahiran Bangkalan Madura, Jawa Timur, berujung ke Bui Polsek Semampir Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pasalnya pelaku yang dikenal bernama Muhammad Faizol (28), warga asli Bangkalan yang bertempat tinggal di Jl. Bulak Rukem Gg.1 Masjid No.5B, Kel. Wonokesumo, Kec. Semampir, Surabaya, diringkus Polisi atas laporan korban bernama Sujak Abud Ta’lah (51), bahwa sepeda motornya nyaris di gondol tersangka Faisol pada Rabu (29/04/2020) sekira pukul 16.00 Wib.

Dengan bukti hasil rekaman CCTV, Dan
guna menanggapi laporan tersebut, Anggota unit Reskrim Polsek Semampir langsung melakukan penyelidikan dengan analisa hasil rekaman CCTV serta keterangan saksi-saksi dan ciri-ciri pelaku.

Hingga pada hari Jum’at (10/07/2020) sekira pukul 19.00 Wib, Anggota unit Reskrim dapati informasi bahwa pelaku curanmor yang bernama Faisol sedang berada di Jl. Kenjeran Surabaya.

“Begitu menerima adanya informasi tersebut, Anggota melakukan pencarian di Jl. Kenjeran, sekira pukul 21.00 Wib, Anggota mengetahui tersangka sedang berada di depan Karaoke TOP 5 Jl. Kenjeran, kemudian dilakukan penangkapan,” Ujar Kimpol Aryanto Agus Kapolsek Semampir.

Selanjutnya saat diinterogasi oleh penyidik, tersangka mengakui perbuatannya kalau dia sudah 13 (tiga belas) kali mencuri sepeda motor di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan dibantu temannya beinisial G alias TY yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Bukan hanya itu saja, tersangka juga mengakui pernah ditangkap oleh Anggota Polrestabes Surabaya dengan kasus yang sama yaitu Curanmor dan di jatuhi hukuman 2 tahun penjara.

“Semua hasil barang curian tersangka di jual kepada seorang penadah yang ada di daerah Bangkalan, Madura. Bernama Sidin yang juga (DPO),” ungkap Kompol Aryanto Agus.

Masih kata Kompol Agus Aryanto, dari hasil penangkapannya kami dapati barang bukti berupa 3 (tiga) buah anak kunci ‘T’, 1 (satu) buah Helm warna merah Kombinasi dan 1 (satu) buah Kaos warna gelap.
“Untuk tersangka akan kami jerat dengan pasal 363 ke 4e dan 5e Jo 53 KUHPidana,” pungkasnya

Sumber: Hms
Jurnalis: Bledex
Editor: Maksum Af