Pemdes Pabuaranlor Bagikan Paket Sembako Bantuan Gubernur Jawa barat

Insert foto: Kuwu pabuaranlor Hery Castari memantau penyaluran bantuan provinsi dari gubernur jabar

CIREBON,centralberita.id – Pendistribusian bantuan sosial berupa paket sembako, pada hari minggu 19/07/2020 dari pemerintah provinsi Jabar untuk tahap pertama, mulai di bagikan, di desa pabuaranlor, sebanyak 734. Kepala Keluarga ( KK) bakalnya dapat paket sembako bantuan dari gubernur Jawa barat (Jabar) dibagikan kepada warga masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dari pantauan centralberita.id penyaluran Bantuan Non-Tunai berupa sembako, dan bantuan tunai telah terealisasikan, salah satunya di Desa Ciptamarga, bantuan yang diterima berupa, Beras10kg, makanan kaleng 4pcs (155 gr), gula putih 2 kg, minyak sayur 2 kg, terigu 1 kg, vitamin C 1paket dan mie instan 15 pcs, susu 5 buah, Masker 5 pcs dan uang tunai sebesar Rp150 ribu adapun bantuan tersebut diantarkan langsung pengambilan ke kantor balaidesa kepada Kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS) masyarakat yang telah terdaftar.

Dikatakan,” imah dan sodik warga Desa pabuaranlor dirinya sangat berterimakasih kepada pemerintah gubernur dan kepala desa (kuwu) pabuaranlor karena saya telah menerima bantuan, paket sembako ini yang tentunya dapat membantu meringankan beban ekonomi karena terdampak Covid-19.”Ujarnya.

Kepala desa (kuwu) mengatakan Untuk hari ini minggu kita sebagai kepala desa (kuwu) melaksanakan penyaluran bantuan provinsi dengan bantuan yang banyak, maka penyaluran bantuan provinsi dibagi dua tahap pertama hari minggu dan tahap kedua hari senin.

Foto: Warga pabuaranlor yang menerima bantuan provinsi dari gubernur jabar.

Alhamdulilah walaupun adanya penurunan bantuan untuk warga kami pabuaranlor tadinya 1023 KK sekarang menjadi 743 KK.

Maka kami melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) yang di hadiri oleh lembaga lembaga desa seperti BPD, karang taruna, tokoh masyarakat, RT, RW, perangkat desa dan perangkat desa untuk membahas bagaimana supaya di dalam pembagian dari bantuan provinsi dari Gubernur ini kita bisa merasakan semua dalam arti keadilan.

Dengan adanya musdessus bisa memberikan kesepakatan untuk menangani warga yang tadi tahapan pertama dapat dan sekarang tahapan kedua tidak mendapatkan bantuan di karenakan keputusan dari pemeritah provinsi ada mengurangi data yang pertama.

Menambahkan kami juga selaku kepala desa (kuwu) sudah menghimbau kepada anggotanya atau perangkat desa jangan berani berani meminta uang kepada penerima bantuan apa pun dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Kalau memang ada anggota kami minta minta kepada warga pabuaranlor langsung kami panggil lalu saya tegur dengan tahapan pertama dan anggota kami masih aja saya akan menindak lanjuti secara aturan yang berlaku.

Tapi alhamdulilah saya selaku kepala desa (kuwu) tidak mendengar adanya anggota atau perangkat kami meminta minta kepada warga pabuaranlor. Karena saya langsung memantau penyaluran bantuan apa pun dan kegiatan ini transparan tidak ada yang tutup tutupin sedikit pun dari warga atau media.

Jurnalis: Nurhari
Editor: Maksum Af