Luar Biasaa… Pemkab Sintang Mendapatkan Mobile Combat PCR Seharga 5 Miliyar Lebih

SINTANG (Kalbar), Centralberita.id Kembali Pemerintah Kabupaten Sintang mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yaitu Mobile Combat PCR Covid-19. Kendaraan ini memiliki laboratorium pengujian spesimen swab Covid-19. Pengadaan mobil combat PCR seharga lima miliyar lebih ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Sintang dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Hasil pantauan media ini Selasa (21/07/2020) bahwa Mobile Combat PCR ini diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji kepada Bupati Sintang Jarot Winarno, yang di saksikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI H. Muhammad Tito Karnavian.

Penyerahan mobile tersebut saat acara rapat persiapan Polkada Serentak tahun 2020 dan pengarahan kepada Gugus Tugas Covid-19 di Provini Kalbar, yang di laksanakan di Ballroom Hotel Aston, Jl. Gajah Mada, Pontianak, Minggu (19/07/2020).

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan dalam penangan pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah tidak boleh menyalahkan masyarakat, namun pemerintah itu harus berbuat atau melakukan langkah-langkah yakni TTI (test, telusuri dan isolasi).

“Nah untuk TTI tadi, tidak mungkin kita hanya mengandalkan rapid test, karena banyak sekali kontroversial soal rapid testkan. Kita harus ada Polymerase chain reaction¬†atau pcr,” kata Jarot.

Jarot juga menegaskan Pemkab Sintang berinisiatif membeli sendiri mobile combat pcr, yang dibantu oleh Pemprov Kalbar. Selain di gunakan Kabupaten Sintang, Mobile pcr ini juga akan di gunakan untuk uji swab Covid-19 empat Kabupaten lainnya di wilayah timur kalbar, seperti Sanggau, Sekadau, Melawi dan Kapuas Hulu agar mempercepat proses penanganan covid-19 sehingga tidak perlu lagi harus mengirim spesimen ke Pontianak atau Jakarta yang biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui hasilnya.

“Mobile pcr ini kabupaten sintang beli sendiri, di bantu pemprov kalbar, dan mendagri sangat mengapresiasi,” ucap Jarot.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harysinto Linoh, mengatakan kedatangan mobile combat PCR ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Sintang, sehingga spesimen swab covid-19 sudah bisa diuji di Kabupaten Sintang dan tidak perlu lagi mengirim ke Jakarta atau Pontianak.

“Harga mobil pcr ini saja beserta alat di dalamnya seharga 3,9 milyar, reagennya itu 1,7 miliyar, total-totalnya habis 5 milyar lebihlah. Jadi mobil ini sangat berhargalah bagi masyarakat Kabupaten Sintang,” ungkap Sinto.

Sinto menjelaskan, dengan menggunakan mobile combat pcr ini, warga yang berdasarkan hasil rapid test reaktif langsung di swab. Kemudian di proses ujilab, dan hasil nya pun bisa langsung di ketahui pada hari itu juga.

“Teorinya memang keluar hasilnya dalam waktu 40 menit, tapi kan kita masih masa penyesuaian, pokoknya pada hari yang sama hasil swabnya bisa keluar,” jelas Sinto.

“Mobile pcr ini punya kapasitas untuk memeriksa sampai 500 swab dalam satu hari, tim sudah kita siapkan, dokter-dokter yang bertanggung jawab untuk swab ini juga sudah kita siapkan, kita berdoa mudah-mudahan tidak ada kendala,” tambah Sinto.

Dijelaskan Sinto untuk SDM uji swab Mobile Combat PCR ini, sudah di tunjuk atau ditentukan pihaknya yakni, dua dokter specialis patologi klinik dari RSUD Ade M. Djeon Sintang, Dokter Umum Dinas Kesehatan, dan tenaga analis dari RSUD Ade M. Djoen Sintang dan Labkesda Kab. Sintang.

Kemudian terang Sinto, penggunaan mobile combat PCR saat ini sementara di prioritaskan untuk tracing kasus yang sudah di nyatakan reaktif berdasarkan rapid test.

“tapi tidak menutup kemungkinan nanti akan di gunakan juga untuk masyarakat yang atas keiginan sendiri melakukan swab. Sementara ini kita gunakan untuk tracing masyarakat yang reaktif rapid test”beber Sinto.

Sinto pun berharap dengan adanya mobile combat pcr ini dapat lebih mempercepat penghentian penyebaran covid-19 di Kabupaten Sintang. Untuk itulah ia meminta masyarakat tidak perlu takut jika di swab.

“Kita harus berani untuk memastikan diri kita aman, keluarga kita aman dan lingkungan sekitar kita juga aman. Ayo kita berani swab untuk menghentikan penyebaran covid-19 di Kabupaten Sintang. Jangan kalah lawan corona”ajak Sinto. (Humas Prokopim Sintang)