Gerak Cepat Polsek Nanga Pinoh Dalam Mengungkap Kasus Pencurian Handphone

Melawi (Kalbar) centralberita id Belum sampai satu minggu menjabat Kapolsek Nanga Pinoh IPTU Hariyanto, S.I.P, M.A.P berhasil mengungkap Kasus pencurian yang meresahkan masyarakat Melawi Rabu (22/07/2020).

RD Alias YAN berusia 22 tahun ditangkap petugas di kediamannya pada hari Rabu (22/07/2020). RD Alias YAN disinyalir banyak melakukan pencurian dengan berbagai modus.

“Kali ini RD Alias YAN melakukan Pencurian dengan Modus sebagai tukang Loundry” ucap Kapolsek Nanga Pinoh.

Ditambahkan Kapolsek saat anak pelapor sedang bermain Handphone di ruangan tamu, tiba-tiba didatangi oleh tamu yang tidak dikenal mengantar laundry pakaian. Kemudian anak pelapor memberitahukan kepada pelapor yang sedang berada di dapur, bahwa ada orang yang mengantar laundry.

“Kemudian pelapor bersama anaknya keluar melihat orang yg tidak dikenal tersebut sudah berada diatas sepeda motor yg digunakannnya, kemudian pelapor menanyakan mau cari siapa, dan dijawab oleh orang yang tidak dikenal tersebut bahwa ia mencari saudari IDA dan besok akan datang lagi untuk mengantar Laundry pakaian kerumah saudari IDA setelah itu orang tersebut langsung pergi,” jelas Kapolsek Nanga Pinoh.

“Setelah di dalam rumah kemudian pelapor mendapati bahwa HP Android Merk VIVO Y93 sudah tidak ada diruang tamu,” jelas Kapolsek Nanga Pinoh.

Dijelaskan Kapolsek setelah menerima pengaduan, Petugas dari Polsek Nanga Pinoh melakukan penyelidikan. Dan di dapat informasi bahwa ada orang yg menawarkan HP android Merk VIVO Y93 di medsos, kemudian Petugas menelusuri informasi tersebut dan mendapatkan bahwa Handphone yang ditawarkan tersebut identik dengan Handphone milik pelapor yang hilang.

Selanjutnya petugas mengamankan RD alias YAN. Saat diinterogasi, RIYAN mengakui perbuatan nya mengambil HP Android VIVO Y93 milik ERINI dengan modus pura-pura mengantar laundry pakaian, kemudian pada saat korban lengah pelaku langsung menghambil Handphone yang ada diruangan tamu.

“Pelaku akan dikenakan pasal 362 KUHP,” pungkas Kapolsek. (Supardi Nyot)

Editor : Christian Bostang Hutagaol