Pengeroyokan Dimalam Takbiran Desa Lodan Kulon Berujung Maut

REMBANG (Sarang),centralberita.id – Pengeroyokan di depan Bengkel Desa Lodan Kulon, Kec. Sarang, Kab. Rembang, Jawa Tengah, berujung maut. Pasalnya dalam aksi pengeroyokan yang di duga dilakukan oleh 20 orang itu, menyebabkan seorang korban yang bernama Moch. Khafidli (24), warga Desa Lodan Wetan, meninggal dunia pasca kejadian itu.

Kejadian itu bermula saat ketiga rekan korban bernama Tofa (24), dan Ilham (20), serta Khunaizul (24), sedang membeli air minum isi ulang di Desa Lodan Wetan, saat hendak kembali mereka melintasi tempat nongkrong para pelaku dipinggir jalan Desa Lodan Kulon.

“Tiba-tiba dihadang dan dipukuli oleh beberapa pelaku, kemudian terjadilah keributan dan ketiganya berhasil kabur, kemudian melaporkan pada korban jika mereka bertiga habis di pukuli,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sarang Aipda Zaenal, S.Sos. dilansir centralberita.com, Jum’at (31/07/2020).

Lanjut Zaenal, tak lama berselang korban bersama para rekannya yang di pukuli menuju ke tempat nongkrong para pelaku untuk membalas dendam, setelah sampai di tempat nongkrong para pelaku, terjadilah keributan.

“Para pelaku melempari batu dan mengejar korban, ketika korban terjatuh dengan posisi telungkup. Para pelaku memukulkan batu ke arah kepala korban bagian belakang, sehingga korban terluka dan tidak sadarkan diri,” terang Zaenal.

Masih kata Zaenal, kemudian oleh rekan korban dilarikan ke Puskesmas 1 Sarang untuk mendapatkan pertolongan.

“Pada pukul 06.30 Wib, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas 1 Sarang,” tandasnya.

Ia menambahkan, setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak Anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Sarang atas kejadian itu, pihaknya menetapkan empat orang yang buron sebagai tersangka.

“Kami sudah mengantongi nama ke empat pelaku, dan akan dikenakan Pasal 170 KUHP tentang perbuatan tindak pidana pengeroyokan secara terang-terangan, diancam pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.” Ungkapnya.

Jurnalis: Bledex/Ikhsan
Editor: Ma’sum Af