PT ALP Petro Energy Membandel, Kini Masih Dalam Proses Penyelidikan Polres Tuban

TUBAN,centralberita.id – Setelah adanya laporan informasi yang disampaikan tim ungkap fakta yuridis media restorasihukum.com beberapa waktu lalu, Direktur Utama PT ALP Petro Energy Hartono sempat memenuhi panggilan penyidik Polres Tuban, Jawa Timur, untuk diminta keterangan terkait pengadaan bahan bakar limbah bahan berbahaya dan beracun (b3) mix bottom untuk PT Pentawira Agraha Sakti.

Hal tersebut disampaikan oleh Iptu Rianto KBO reskrim Polres Tuban beberapa waktu lalu kepada redaksi media restorasihukum.com menyampaikan bahwa PT ALP Petro Energy sudah memenuhi panggilan penyidik Polres Tuban dan juga pihak dari PT Pentawira Agraha Sakti juga.

“Direktur PT ALP Petro Energy (Agip) yang berdomisili di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur sudah memenuhi panggilan penyidik mas, selain itu pihak pemanfaat dari PT Pentawira Agraha Sakti juga sudah dimintai keterangan juga kok, untuk perkembangan nanti akan kami beritahukan lebih lanjut.” Ungkapnya singkat.

Perlu diketahui kegiatan penjualan mix bottom tersebut hingga saat ini masih terus berjalan, dalam sehari PT Pentawira Agraha Sakti membutuhkan 9.000 liter jika tungku berjalan lancar semuanya, hal tersebut disampaikan oleh Kendy selaku penanggung jawab PT Pentawira Agraha Sakti kepada redaksi media restorasihukum.com melalui pesan singkat whatsapp “Krg lbh 9.000 ltr per hari kalau full nyala tungku nya.” Ungkapnya singkat.

Dengan adanya temuan tersebut, diduga kuat PT ALP Petro Energy dan juga PT Pentawira Agraha Sakti dengan sengaja tidak menghiraukan proses hukum yang sedang dijalani dalam Polres Tuban, diharapkan dengan adanya pemberitaan ini pihak Polres Tuban akan segera melakukan penyidikan dan melakukan tindakan hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di negeri tercinta Indonesia. (red /tim)