Non Parlemen Kota Surabaya Siapkan Koalisi Membagun Surabaya ( KMS ) dan Siapkan ribuan kader sebagai kuda Hitam Pilwali 9 Desember 2020

Insert foto: Para Ketua partai non Parlemen Surabaya

SURABAYA,centralberita.id – Non Parlemen Kota Surabaya Siapkan Koalisi Membagun Surabaya ( KMS ) dan Siapkan ribuan kader sebagai kuda Hitam Pilwali 9 Desember 2020

Menjelang Pilkada kota surabaya lima mendatang, 6 partai non Parlemen di kota surabaya , hari ini menyelesaikan kesepakatannya untuk berkoalisi. Hal tersebut merupakan hasil diskusi jauh jauh hari yang di rintis oleh Samsurin ketua DPC Partai Bulan Bintang Kota Surabaya ( PBB ) Samuel ketua DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) serta Zainal Arifin Ketua DPC Partai Garuda , Edi Susanto Ketua DPC PKPI, Usman Hakim Ketua DPD Partai Berkarya . Pertemuan berlangsung di coffe garasi jl. Pangsud 55 Surabaya mulai sore hingga malam ini akhirnya merampungkan 6 parpol non parlemen dengan ditutup dengan pernyataan Edi Rahmat Ketua DPC Hanura surabaya dengan bersedia melengkapi Koalisi parpol Non Permanen di kota suranaya. senin (7/08/2020).

“Ya tadi kami menyepakati koalisi bersama untuk dipermanenkan,kami sebut koalisi ini dengan “Koalisi Membangun Surabaya” atau di singkat KMS. ini sudah sepakat bersama-sama untuk nantinya menentukan sikap kemana akan berlabuh,“jelas Samsurin mewakili sebagai koordinator KMS.

Menurutnya, dengan bulatnya 6 parpol non parlemen dikota surabaya ini, kami mempunyai 7,1 persen suara atau 109.468 ribu hasil pileg 2019.

Infrastruktur partai non parlemen ini digabungkan akan mempunyai kekuatan 1.225 lebih pengurus struktural . Kurang lebih 300 mantan caleg dan sedikitnya 770 pengurus partai di tingkat ranting.
Dalam dua minggu kedepan kita akan maksimalkan keseluruhan potensi yang ada untuk dijadikan sebagai kuda hitam pada pilwali kota surabaya desember 2020 nanti.

Lanjut surin kami sepakat bersikap untuk melihat dan menilai terlebih dahulu tentang para kandidat calon yang saat ini akan maju di Pilkada 2020 nanti, selanjutnya kita akan membuka seluar luasnya ( open house ) bagi para kandidat yang mau memaparkan visi dan misinya dalam membangun peradapan pembangunan surabaya kedepan, seperti tujuan kami yaitu koalisi membangun surabaya, cetusnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa koalisi partai Non Parlemen ini bukan hanya melihat politik sebuah pertarungan antara kandidat saja. Tetapi pihaknya mengharapkan adanya kompetisi yang sehat dan berbudaya, serta berbuat lebih nyata dalam mengembalikan keadaan ekonomi surabaya yang makin parah akibat pandemi covid19.

Tak hanya itu, kami juga menegaskan bahwa hadirnya partai Non Parlemen janganlah dianggap enteng. Apalagi dengan tidak lolosnya para calon indipendent maka bisa dipastikan pilwali surabaya 2020 hanya di ikuti oleh dua pasangan calon, kecuali takdir Allah berkata lain.

Walau kami tidak memiliki kursi diparlemen secara kepengurusan sudah solid dan siap digerakkan untuk membangun surbaya secara adil yang tidak tercapai selama dua periode ini , “tegasnya

dalam waktu dekat keenam partai yang sudah sepakat berkoalisi akan segera deklarasi, dan mepersamakan persepsi untuk surabaya lima tahun kedepan bersama calon calon yang dianggap mumpuni sebagai kandidat, “tutup Samsurin. (Bledex)