BGD Barisan Kader Gus Dur, Kecam Penyerangan Acara Do’a Pernikahan di SOLO

JAKARTA,centralberita.id – Barisan kader Gus Dur (BGD) sangat mengecam dan mengutuk keras “Tangkap dan Hukum Berat” pelaku penyerangan dirumah seorang habib dalam acara Widodaren yang merupakan acara doa untuk pra acara pernikahan.

Ketua DPP Barisan Kader Gus Dur mengatakan, Bahwa dengan adanya peristiwa penyerangan yang disertai pengeroyokan dikediaman habib Umar Assegaf di Solo,

“Ini menunjukkan kemunduran dalam sikap toleransi ditengah-tengah masyarakat. Bahkan tindakan itu merupakan tindakan yang sangat melecehkan hukum dan peraturan perundang – undangan di NKRI.” Ujar Ketua DPP Barisan Kader Gus Dur, Priyo Sambadha. Minggu (9/08/20)

Penyerangan yang sempat terekam kamera itu mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka di bagian kepala. Sejumlah kendaraan juga dirusak oleh kelompok tersebut.

Masih kata Priyo. Tindakan anarkis dan bar-bar seperti itu tidak dapat ditolerir karena sangat bertentangan dengan hukum dan kemanusiaan. Oleh karena itu kami dari Barisan Kader Gus Dur mendesak Presiden RI dan Kapolri untuk mengusut tuntas dan cepat serta mengadili para pelaku penyerangan. Agar tercipta suasana yang damai dan harmonis untuk seluruh masyarakat Indonesia.” Pungkasnya.

Sumber: Humas
Jurnalis: Bledex
Editor: Ma’sum Af