Unit Reskrim Polsek Semampir Tangkap Pencuri Barang Inventaris Sekolah SDN 4

SURABAYA,centralberita.id – Unit Reskrim Polsek Semampir Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali menangkap satu residivis pelaku tindak pidana pencurian barang ifentaris didalam sekolahan SDN Sidotopo 4 di Jl. Bolodewo no.46 Surabaya. Jumat (01/07/20) sekira pukul 11.00 wib.

Penangkapan dilakukan oleh pihak kepolisian Unit Reskrim Polsek Semampir tersebut, lantaran terekam CCTV saat sedang mencuri 1 (satu) unit LCD Proyektor BenQ yang merupakan inventaris sekolahan SDN Sidotopo 4

Laki-laki tersebut diketahui bernama Gerry Permana Sukma bin Sutadji ( 28 tahun ) Alamat Jalan Sidomulyo Gg. III A No. 18 Kelurahan. Sidotopo Wetan Kecamatan. Kenjeran dan atau Jalan Randu Agung No. 33, Surabaya.

“Gerry merupakan salah satu pelaku pencuri di sekolah SDN 4 yang terekam CCTV. Dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus, A.Md., melalui Kanit Reskrim AKP Tritiko GH., SH.

Pelaku pencurian bernama Gerry Permana tersebut pernah ditahan selama 2 tahun di lembaga permasyarakatan pada hari Kamis ( 06/08/2020 ) sekitar pukul 18.15 Wib kembali ditangkap oleh para petugas Unit Reskrim Polsek Semampir, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Lanjut Kanit Reskrim, penangkapan sendiri dilakukan setelah pihak kami melakukan pengintaian terhadap tersangka dirumahnya.

“Setelah hasil pengintaian sudah betul betul pasti, anggota langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka,” jelasnya.

Selanjutnya kepada petugas, tersangka mengakui perbuatannya dan melakukan aksi pencurian bersama temannya bernama Aris yang saat ini masih dilakukan pengejaran serta ditetapkan sebagai daftar pencarian orang.

“Dari hasil penangkapan terhadap tersangka Gerry, petugas mengamankan barang bukti berupa, 1. Kwitansi pembelian 1 (satu) unit LCD Proyektor BenQ, 1 (satu) buah Kursi, 1 (satu) buah sendok makan warna silver dan 1 (satu) buah Sapu lantai,” terangnya.

“Berdasarkan bukti-bukti yang ada, tersangka Gerry akan dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e KUHPidana. Sedangkan untuk tersangka Aris masih dilakukan pengejaran,” pungkasnya. (Bledex)