Koalisi Membangun Surabaya Partai NON PARLEMEN Mantapkan BARISAN Menjelang Pilwali 2020. Dengan Membuka SEKBER.

Insert foto: dari kiri ke kanan ( SAMSURIN Ketua DPC PBB, Zainal Arifin Ketua DPC Partai Garuda, Edi Susanto Ketua DPK PKPI, Edi Rahmad Ketua DPC Partai Hanura )

SURABAYA,centralberita.id – Langkah Koalisi non parlemen kota Surabaya dalam satu bingkai bernama Koalisi Membangun Surabaya atau disingkat KMS. Semakin menunjukkan semangat dan dukungan dari para jajaran pengurus ditungkat cabang maupun anak cabang 6 parpol dikota surabaya.

KMS yang terdiri dari Partai Perindo, Partai Bulan Bintang, Partai Hanura, Partai Garuda , Partai PKPI, dan Partai Berkarya. Hari ini mempertemukan para pengurus cabangnya untuk mengkongkritkan langkah Deklarasi. Dan ditunjuk SAMSURIN ketua DPC PBB sebagai koordinator untuk deklarasi Koalisi Membangun Surabaya.

Samsurin mengatakan, benar hari ini kita adaka pertemuan para pengurus cabang semua partai non parlemen yang bergabung di KMS untuk menyusun visi dan misi KMS. Dan visi misi tentang koalisi membangun surabaya yang sehat dan berbudaya ini akan kami deklarasikan pada pertengahan bulan ini, di sekretariat bersama atau sekber KMS.

“Dalam minggu ini akan intent mengadakan pertemuan di sekber yang berada di jalan panglima sudirman no. 55 surabaya,” Kata Surin

Surin Melanjutkan, dengan deklarasi nanti kami berkomitmen selama 5 tahun ke depan KMS akan menjadi koalisi permanent yang memberikan masukan positif kepada kandidat yang maju dalam pilwali 9 desember 2020 agar memfokuskan pada penanganan dan pencegahan dampak pandemi korona yang berlalut larut tak kunjung selesai ini, normalisasi ekonomi harus berkeadilan sosial secara merata dan tidak hanya mementingkan investor besar saja, apalagi cukomg cukong politik dibalik pagelaran pilwali 2020 ini,ungkap surin.

“Dalam membangun KMS 5 tahun kedepan, bisa jadi KMS menjadi oposisi yang selama ini tidak terjadi di parlemen kota surabaya, kami akan sikapi kebijakan legislative maupun eksekutif jika merugikan warga kota surabaya. Jadi KMS ini bukan semata mata lahir ditengah pandemi dan suksesi 2020, tapi juga sebagai wadah pembelajaran bagi warga kota surabaya yang mau bergabung untuk bersama sama membangun surabaya yang adil dan merata. Lewat jalur pendidikan politik,”Tegas surin.

Edi rahmad ketua DPC Partai Hanura menambahkan ,ā€¯Menanggapi masalah covid kita sama sama tahu resiko dan bahayanya seperti apa. dan pandemk ini akan berakhir kapan, artinya dengan kondisi ini pemerintah harus bijak dan berusaha hidup bersama covid, kita harus menyesuaikan dengan kondisi ini . semua masyarakat pun harus menyadari dan membiasakan hidup dengan tatanan baru sesuai protokoler kesehatan. yang tentunya sesuai dengan anjuran pemerintah tanpa harus harus membunuh atau menutup pelaku usaha,” Pungkas Edi. (Bledex)