Di Saat Covid 19 Terus Meningkat Protokol Kesehatan Tidak Di Ingat

BANYUWANGI, Centralberita.id _ Kali ini ‘JEJAK SANG JURNALIS TEAM OAESI’ Sabtu (15/08/20), Mendatangi salah satu Pusat Jajanan Tradisional yang berada di salah satu desa di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi.

Pusat Jajanan Surup Serngenge yang bertempat di sebelah utara Kantor Desa Kaligung, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi ini, sangat menyedot perhatian masyarakat di sekitarnya. Saya sempat bertanya tanya dalam hati, ‘Pengunjung yang datang ini apa mungkin berasal dari Desa Kaligung saja ? ‘.

Untuk menjawab pertanyaan dalam hati saya, saya mencoba menyapa beberapa pengunjung, kebetulan tiga pengunjung tersebut adalah tiga ibu rumah tangga dari desa sebelah, yaitu Desa Gintangan.
Mereka datang karena di desanya pasar jajanannya tidak berjalan, sepi dan akhirnya bubar.

Ketika saya tanya tiga ibu rumah tangga tersebut, ‘Kenapa kok tidak memakai masker ? ‘, jawabnya adalah karena lupa dan ketinggalan di rumah.

Setelah lama nongkrong ngopi di areal pasar jajanan tersebut, TEAM OAESI sengaja menyebar mengelilingi Pasar Jajan tempo dulu tersebut. Alangkah terkejutnya kami ketika kami menonton, memperhatikan satu persatu penjual dan juga pembelinya tidak ada yang memakai masker. Sebetulnya memakai masker, akan tetapi masker tersebut hanya sebagai aksesoris di bawah dagu saja. Dalam pikir kami, fungsinya memakai masker untuk apa ???…
Seolah olah mengabaikan Protokoler Kesehatan yang lagi gencar gencarnya di galakkan.

Pusat Jajanan Surup Serngenge adalah satu satunya Pasar Jajanan Tradisional yang sudah berani buka di Wilayah kecamatan Rogojampi dan Kecamatan Blimbingsari di Era New Normal Covid 19 ini, sudah ke 6 kalinya (berati sudah enam minggu di buka). Padahal di desa di sekitar wilayah Kecamatan Rogojampi dan Blimbingsari belum berani buka.

Ramai pengunjung pastinya, bahkan ketika kami Lungguh Ngopi di tempat tersebut, sangat sesak pengunjung, pada akhirnya Physical Distancingnya juga tidak di perhatikan.
Ketika Team OAESI menanyakan kepada Pak Drs Arifin , jawabnya pak kades, “Padahal kami sudah memberikan pengarahan untuk Protokoler Kesehatan di lakukan, ” kata Arifin.

Data terakhir yang kami dapat, penyebaran Covid 19 di Banyuwangi perhari dan tanggal Sabtu (15/08/20) adalah Positif 97 Orang.
Harapan TEAM OAESI, apapun yang terjadi dan dalam keadaan apapun, kami harapkan tetap Patuhi Protokol Kesehatan yang sudah di anjurkan.

ONI SUTIONO
‘JEJAK SANG JURNALIS’ (OAESI)
BANYUWANGI, 15 AGUSTUS 2020