Jual Hasil Curian Ke Madura ” 2 Maling Motor Di Surabaya Di Tembak ” Mengaku Belajar Dari Tahanan

Surabaya, Centralberita.id- Dua bandit pencurian kendaraan bermotor, curanmor yang beraksi di wilayah Surabaya Timur berhasil dibekuk polisi.

Berdasar hasil rekaman CCTV, unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap Bagus P (29) warga Jalan Bulak Rukem Surabaya dan Mudofar (25) warga Dukuh Setro X Surabaya.

Keduanya diringkus di rumahnya masing-masing. Meski sudah tertangkap, keduanya nekat mencoba melarikan diri saat dikeler ke Madura menuju tempat ia menjual motor hasil curiannya.

“Terpaksa kami lakukan tindakan tegas terukur mengenai kakinya. Itu untuk melumpuhkan tersangka, karena berusaha kabur dan tidak mengindahan tembakan peringatan,” kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Wahyudin Latief, Kamis (27/8/2020).

Kepada polisi, dua pelaku itu mengaku sudah lima kali beraksi bersama dan menyasar parkiran minimarket.

Menurutnya, di parkiran tersebut, banyak motor terparkir tanpa pengawasan pemiliknya.

“Tersangka mengaku mencari sasaran di minimarket yang tidak ada tukang parkirnya. Di sana mereka berbagi peran,” tambahnya.

Mudofar mengaku sebagai joki, sedangkan Bagus mengaku sebagai eksekutor sekaligus yang menjual barang hasil curian di wilayah Rabesan, Madura.

Tercatat, Bagus pernah masuk penjara pada tahun lalu dengan kasus pencurian dan merasakan dinginnya lantai tahanan selama empat bulan.

Kepada polisi, mereka mengaku mendapat uang sebesar Rp 2 juta dari hasil kejahatannya.

Bagus juga mengaku jika uang itu digunakan untuk membantu ibunya dan membelikan kebutuhan anak istrinya.

“Saya pengangguran. Terpaksa curi motor. Belajarnya dari penjara dulu pakai kunci T yang dipipihkan,” ujar Bagus mengakui.

Kini dua sekawan itu mendekam di tahanan Mapolrestabes Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penulis: M.Fauzi