DPP GOLKAR Wajib Lamarkan Gus HANS Ke Bu MEGA, Jika Pasangan Abang Ijo Terwujud Di Pilwali Kota Surabaya 2020

Caption Foto: SAMSURIN Ketua DPC PBB Kota Surabaya bersama KH. Zahrul Azhar Asad, ( Gus Hans )

SURABAYA,centralberita.id – Sudahlah , 10.tahun ini, Surabaya saya akui makin semakin molek dan anggun. Tapi surabaya juga butuh hati yang peduli dari pemipin yang akan datang walikota dan wakil walikota Surabaya yang menjaga tradisi semangat nasionalisme Fisabilillah.” Kata Samsurin Ketua Koalisi Membangun Surabaya Partai Non Parlemen ini.

Lanjut Surin, belum ditayangkannya Rekom PDIP saya menduga ini ada persoalan internal partai yang belum beres, ada yang tidak tulus dan berat hatib jika kader internal PDIP melanjutkan kepemimpinan bu risma,

seluruh partai di Surabaya menunggu baik yang akan menjadi rival PDIP Pada pilwali 2020 nanti ataupun Partai yang belum memberikan dukungan ke PDIP tentunya berharap PDIP tetap mempertahankan koalisi Nasionalis dan Relegius yang selama ini menjadi karater partai merah ini yang notabene juga kader dan simpatisanya kebanyakan dari kaum Hijau Nahdliyin, Itu tidak bisa di pungkiri.

Ketika ditanya kemana arah PBB kota Surabaya, Surin menjawab,” bahwa Partai Bulan Bintang adalah partai yang berasaskan islam dan bercirikan ke indonesiaan, Islam Ya Relegius dan Indonesia itu ya Nasionalisme, atau nasionalis, tentunya PBB akan menjatuhkan pilihan pada calon kandidat yang merepresentasikan Nasionalis Relegius.

Jadi Gus Hans yang sangat tepat mendampingi Kader Internal dari PDIP. Dan PBB akan mengajak Koalisi Membangun Surabaya yang terdiri dari PERINDO, HANURA, BERKARYA, GARUDA dan PKPI untuk memberikan dukungan Pada Gus Hans, lamarannyabdi terima Bu Mega .
Dan kapan dukungan itu diberikan, ya tentunya menunggu sikap Partai Golkar dulu lah.. mosok KMS dulu, Gus Hans kan pengurus dan kader Golkar , jadi golkar wajib mengawal dan melamarkan Gus Hans ke Bu Mega.“ pungkas Surin. (Bledex/Srn)