Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI Di Surabaya

Surabaya, Centralberita.id- Kunjungan kerja Komisi III DPR RI di Surabaya tidak hanya dengan Kejati Jatim. Setelahnya rombongan wakil rak dari Jakarta ini langsung bergeser ke  Mapolda Jatim, Rabu (2/9/2020).

Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir mengatakan kunjungannya ke Polda Jatim dalam rangka mencegah adanya penyalahgunaan importir. 

Dikatakan anggota dewan dari Partai Golkar ini, selaku Ketua Komisi III DPR RI mengatakan kunjungan kerja ini (kunker) ini merupakan bentuk pengawasan terkait kasus tersebut. 

“Kami di kejati mengkonfirmasi apakah betul ada kawan-kawan di komisi III menelpon ternyata tidak ada. Kemudian prosesnya bagaimana teryata masih di pull baket di belum ada penyitaan kontainer di kejaksaan,” ujarnya seusai rapat dengan Kapolda Jatim dan jajarannya, Rabu, (2/9/2020). 

Komisi III DPR RI juga mengundang beberapa pihak terkait pemberitaan yang dimuat di salah satu media tersebut. 

“Nah, yang menjadi poin adalah ini menjadi entry point atau pintu masuk bahwa masih diduga banyak kebocoran devisa yang masuk di pintu importir ini baik di Surabaya maupun di tempat lain. Jadi dengan contoh salah satunya tekstil ini bagaimana di sektor lain, seperti buah-buahan bawang dan lainnya,” terangnya. 

Tak berhenti disitu, pihaknya juga mendapatkan masukan terkait kebocoran importir tersebut dan langsung membentuk pansus itu sepulang dari kunker di Surabaya.

Sedangkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol, Trunoyudo Wisnu Andiko mengakui bahwa kunker Komisi III DPR RI adalah bentuk pengawasan penegakan hukum. 

“Kapolda Jatim Irjen M Fadil Imran akan melakukan serangkaian tindakan, termasuk penegakan hukum tegas dan terukur. Artinya masuk bagian dari ranah kewenangan kepolisian daerah Jatim atau Polri,” ujarnya, Rabu (2/9/2020). 

Kunjungan tersebut membahas perihal adanya dugaan penyelundupan tekstil.

Kendati demikian menurutnya banyak hal-hal yang bersifat harus dikoordaniskan dan dilakukan pengawasan. 

“Ranahnya ada di bea cukai ya. Namun dalam artiannya di sini, Polri menyampaikan Kapolda Jatim akan melakukan langkah-langkah proses penegakan hukum,” terangnya. 

Penulis: M.Fauzi