Penyaluran BLT – DD Tahap IV di Desa Cikulak Kecamatan Waled Berjalan Aman dan Kondusif.

Cirebon. Centralberita.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Cikulak Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon saat ini mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT – DD) lanjutan tahap IV. Setelah usai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT – DD) tahap I II dan III.

Pemdes Cikulak  yang mana pada hari ini, Rabu (09/09/2020) pukul 09.00 mulai menyalurkan BLT – DD lanjutan tahap IV kepada 248 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bertempat di Kantor Desa Cikulak, yang di hadiri Kepala desa (Kuwu) Cikulak H Yusnaedi, seluruh Perangkat Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa Ketua RT dan RW.

“Alhamdulillah pada periode sebelumnya kita telah menyalurkan BLT – DD tahap I, II dan III dan hari ini kita kembali menyalurkan BLT – DD lanjutan tahap IV kepada 248 KPM. Namun BLT – DD kali ini berbeda dari periode sebelumnya. Kalau dulu Rp. 600.000,00 per KPM, namun untuk yang lanjutan ini hanya Rp. 300.000,00 per KPM,” kata Kepala desa (Kuwu) Cikulak H Yusnaedi

Penyaluran BLT -DD Tahap IV atau tiga bulan tambahan jelas H Yusnaedi, telah di atur oleh Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50 tahun 2020 tentang pengelolaan Dana Desa. Dimana untuk BLT DD yang sebelumnya hanya 3 bulan dengan total Rp.600.000 ,00 kini tambah 3 bulan dengan total penerimaan Rp.300.000 ,00

Lebih lanjut dikatakan H Yusnaedi, bahwa penyaluran BLT DD Tahap IV ini sudah melalui mekanisme lewat hasil rapat Musrenbang Desa yang melibatkan seluruh perangkat desa, BPD,Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.”Dari total Penerima Untuk BLT – DD Tahap IV yang berjumlah 248 KPM ini semua itu telah terdata berdasarkan musyawarah Khusus Desa,” ungkap dia.

Sekretaris Desa (Sekdes) Cikulak Abdul Malik menambahkan dia sangat mengharapkan kepada KPM, agar BLT yang telah diberikan ini dapat digunakan dengan sebaik – baiknya untuk membeli bahan sembako.”Dimasa pandemi Covid – 19 ini banyak masyarakat yang merasakan akan dampaknya, untuk itu dana yang telah di berikan ini jangan sampai dipergunakan untuk yang tidak bermanfaat,” ujar dia mengingatkan.

Nurhari / Maman