Sekjen Kemenkumham RI Pusatkan Kegiatan Penguatan ZI, WBK Dan WBBM Di Kanwil Kalbar

PONTIANAK (Kalbar), Centralberita.id Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Bambang Rantam Sariwanto, didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan, Iwan Kurniawan, Kepala Biro Kepegawaian, Mohammad Hayat Henri, Kepala Biro Keuangan, Wisnu Nugroho Dewanto, dan Kepala Biro BMN, dan Haris Sukamto, yang saat ini melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat dalam rangka penguatan (ZI) Zona Integritas menuju WBK (Wilayah Bebas Dari Korupsi) maupun WBBM (Wilayah Beroperasi Bersih dan Melayani).

Adapun kegiatan penguatan ZI yang berlangsung tersebut di laksanakan di Aula Kanwil Kemenkumham Kalbar yakni diikuti oleh seluruh Kepala UPT se Kal-Bar yang juga secara langsung dilaksanakan dengan cara virtual melalui zoom meeting yang tentunya diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis se Kalbar pada Rabu (09/09/2020).

Selanjutnya Kakanwil Kalimantan Barat, Pramella Yunidar Pasaribu, selaku tuan rumah dalam laporannya menjelaskan bahwa pada tahun 2020 Kanwil se- Kalimantan telah mencanangkan ZI menuju WBK/WBBM dengan rincian Kanwil Kalbar yang mengusulkan sebanyak 27 Satker termasuk Kanwil dan tepatnya yang lolos dalam penilaian oleh Tim Penilai Internal berjumlah 15 Satker.

Kanwil Kaltim mengusulkan juga sebanyak 23 Satker dan yang termasuk Kanwil yang lolos dengan jumlah 9 Satker, Kanwil Kalsel mengusulkan sebanyak 21 Satker termasuk Kanwil dan yang lolos berjumlah 10 Satker,sementara dari Kanwil Kalteng mengusulkan sebanyak 20 Satker termasuk Kanwil dan yang lolos berjumlah 14 Satker yang ada saat ini.

“Bahwa yang mana langkah-langkah strategis tersebut yang dilakukan tentunya untuk menjadikan Satker berpredikat WBK atau WBBM yaitu setiap Satker harus memenuhi enam (6) area perubahan diantaranya adalah meliputi manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” ungkap Pramella Yunidar Pasaribu.

Dijelaskan Pramella Yunidar Pasaribu untuk saling bahu membahu dalam melaksanakan pemenuhan data dukung Lembar Kerja Evaluasi (LKE) pada setiap Satker di wilayah Kalimantan serta melakukan perbaikan sarana dan prasarana pendukung pembangunan Zona Integritas.

Terkait dengan inovasi, Kakanwil juga terus mendorong seluruh Satker untuk menciptakan berbagai ide pembaharuan baik yang menunjang internal maupun yang berorientasi pada pelayanan publik Kotmitmen pramella di ruang aula itu.

“Dengan segala progres yang telah dilakukan setiap jajaran Kanwil se- Kalimantan, setiap Satker yang telah lolos oleh TPI dan akan dilinai oleh Tim Penilai Nasional (TPN) dapat memenuhi kriteria penilaian dan dapat menyandang predikat Zona Integritas menuju WBK/WBBM,” harap Pramella Yunidar Pasaribu.

Setelah laporan kegiatan oleh Kakanwil Kalbar, kegiatan dilanjutkan kembali dengan pemutaran video WBK/WBBM dari Kanwil se-Kalimantan dan pembacaan penyataan sikap yang dipimpin oleh Kakanwil Kemenkumham Kalbar yang didampingi para Kepala Divisi dan yang juga diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.

Dan setelah pernyataan sikap, kegiatan selanjutnya adalah penyematan handbadge Satuan Tugas Penguatan WBK/WBBM kepada Kakanwil Kemenkumham Kalbar dan para Kadiv oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI dan pemberian penambah daya tahan tubuh kepada ASN perwakilan Kanwil Kalbar yang juga dilakukan secara serentak oleh Kantor Wilayah se Kalimantan secara virtual, pemasangan hadbadge dan penyerahan dipimpin oleh masing-masing Kakanwil.

“Dalam penguatannya mengatakan yang harus menjadi perhatian ASN diseluruh jajaran, terutama ASN di seluruh negeri adalah persoalan pungli, pelayanan publik, dan bagaimana membangun regulasi Reformasi Birokrasi. Dari sisi RB menjaga akuntabilitas, efisien dan efektif dan juga membangun bagaimana birokrasi yang bersih dan kualitas pelayanan publik adalah hal yang harus menjadi perhatian kenapa kita bersemangat,” pungkas Pramella Yunidar Pasaribu. (Fernando Manurung)

Editor : Christian Bostang Hutagaol