Pelayanan BNI KCP Babat Yang Buruk Dikeluhkan Nasabah

BNI KCP Babat di Jl. Raya Babat No.264, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan Jawa Timur

LAMONGAN,centralberita.id – Pelayanan BNI KCP Babat yang berkantor di Jl. Raya Babat No.264, Gedu, Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan Jawa Timur, kerap dikeluhkan banyak nasabah diduga pelayanan buruk.

Hal itu dialami salah satu nasabah yang ketika hendak mengurus dan mendaftakan aplikasi mobile banking ia harus mondar mandir bolak balik hingga 2 hari, Selasa(22/09/20).

MA (47) yang merupakan nasabah BNI Kcp Babat mengatakan, pada senin 21/9, saat ia datang ke BNI, sekira pukul 10.30, Wib, ditolak oleh scurity lantaran Nomor antrian sudah habis, “ Kata MA.

Untuk mendapatkan nomor antrian MA datang lebih pagi sekira pukul 6.30.Wib, dengan lega akhirnya MA, mendapatkan nomor antrian, 26, oleh Kusdono pihak Security, nomor 26 bisa jadi antrian nomor 13.” Ucapnya.

Kemudian sekira Pukul 9:11 WIB, MA datang lagi ke kantor BNI, namun tak disangka, Security penjaga siang mengatakan jika ia harus ke BNI jam 13.00 Wib.

Bolak balik ke BNI membuat nasabah bingung, dan di anggap merugikan dengan pelayanan yang buruk, terutama Security pasalnya saat ganti Shift Security tidak ada serah terima dan kordinasi, sehingga kerap terjadi banyak kesalahan yang dikeluhkan nasabah.

Dalam pantauan awak media Bank BNI Kcp Babat, mulai buka setiap harinya Pukul 09.00 WIB, lebih dan sering menimbulkan antrian cukup panjang hingga membuat para nasabah antri diluar kepanasan, kemudian saat masuk pukul 10:00 wib. nomor antrian CS sudah habis.

Sementara merilis di google bank BNI Kcp Babat buka 08:00 dan tutup 16:00 WIB.

Menanggapi masalah tersebut Herdian Hendrakusuma Customer service, mengatakan, jika mulai pandemi Covid 19 pihak BNI buka sekira pukul 9.00.Wib, disinggung terkait pelayanan Security pihaknya menyampaikan bahwa itu mis komunikasi antara Security. ” Pungkasnya.

Atas keluhan yang kerap di rasakan para nasabah tersebut, Bank Negara Indonesia (BNI) yang notabenya adalah bank komersial tertua dalam sejarah Republik Indonesia, diharapkan mampu memperbaiki pelayanan terutama Security. (Team )